Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Netizen Malaysia Kesal karena Dianggap dari Indonesia, Kok Bisa?

Fellix Aditya, Jurnalis · Kamis 03 Agustus 2017 17:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 03 207 1749180 netizen-malaysia-kesal-karena-dianggap-dari-indonesia-kok-bisa-5kdFrIT43s.jpg (Foto/Ilustrasi: Digital Trends)

JAKARTA – Belum lama ini beredar sebuah posting-an di Facebook dari seorang yang diketahui berasal dari Malaysia. Yang menarik dari posting-an tersebut adalah karena dirinya terlihat kecewa karena tempat asalnya dianggap bukan berada di negaranya, Malaysia, melainkan di Indonesia.

Dilansir dari NextShark, Kamis (3/8/2017), pemuda asal Malaysia ini bernama Jufazli Shi Ahmad. Jufazli sendiri berasal dari Sandakan, Sabah, dan berada di ujung atas Pulau Kalimantan. Wilayah Malaysia sendiri memang diketahui dipisahkan oleh lautan.

Diketahui Jufazli sedang melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur. Di Kuala Lumpur, Jufazli memutuskan untuk mencukur rambut di salah satu tempat cukur di kota tersebut. Saat sedang mencukur rambutnya, Julfazli ditanyai oleh tukang cukur rambut tersebut perihal dari mana ia datang. Jufazli memberikan jawaban bahwa ia datang dari Sandakan, Sabah. Namun, yang tidak disangka-sangka adalah bahwa tukang cukur tersebut menganggap lokasi tersebut adalah berasal dari negara tetangga Malaysia, yakni Indonesia.

Mendengar jawaban dari sang tukang cukur yang menganggap tempat asalnya berasal dari Indonesia membuat Julfazli menjadi prihatin. Ia prihatin karena saudara satu negaranya tidak mengetahui bahwa Sandakan masih berada di wilayah Malaysia, bukan Indonesia.

"Dalam hati ku beristighfar terus dan sambil memaki saja dalam hati ku sebab ndak sangka ada orang Malaysia abad ke-21 ndak tau Sandakan, Sabah tu di mana," tulis Jufazli di Facebook-nya menggunakan bahasa Melayu.

Saat sedang mencukur rambut Julfazli, tukang cukur itu juga mengajak berbicara dengan bahasa Inggris karena Jufazli dianggap orang asing. Meskipun begitu, Jufazli memilih untuk tetap melanjutkan obrolan meskipun ia merasa kecewa

"Kepada saudaraku di Semenanjung Malaysia, Ndak guna bro kalau kau pandai cakap Bahasa Inggeris tapi kau ndak tau Sandakan, Sabah tu adalah salah satu tempat dalam Malaysia. Bukan Indonesia bro "Sandakan dan Sabah" tu," tulisnya lagi.

Julfazli pun berharap agar kekeliruan semacam ini tidak terjadi lagi ke depannya. Posting-annya pun ramai di Facebook dan telah dibanjiri komentar hingga lebih dari 3.300 kali dan juga telah dibagikan hingga lebih dari 6.800 kali. Mayoritas komentar dari pengguna Facebook berasal dari saudara senegara yang mendukung Jufazli.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini