Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren! Peneliti Ciptakan Kamera 4D yang bisa Membantu Teknologi di Masa Depan

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Selasa 08 Agustus 2017 06:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 07 56 1751511 keren-peneliti-ciptakan-kamera-4d-yang-bisa-membantu-teknologi-di-masa-depan-3KFsO1rkkK.jpg Foto : PHYS

JAKARTA - Seorang peneliti di Stanford University dan University of California San Diego telah mengembangkan sebuah kamera yang menghasilkan gambar empat dimensi yang dapat menangkap 138 tingkat informasi.

Kamera baru atau lensa tunggal pertama ini, bisa menghasilkan gambar dan bingkai video yang kaya akan informasi yang memungkinkan robot menavigasi dunia dengan lebih baik dan memahami aspek-aspek tertentu dari lingkungan mereka, seperti objek jarak dan tekstur permukaan.

"Kami ingin mempertimbangkan apa yang akan menjadi kamera yang tepat untuk robot. Hal ini mungkin akan mendorong atau mengirimkan paket melalui udara. Kami hebat dalam membuat kamera untuk manusia tapi robot perlu melihat cara manusia melakukannya? Mungkin tidak," ujar Donald Dansereau, seorang ahli postdoctoral di bidang teknik elektro di Stanford dan penulis pertama makalah tersebut.

Tak hanya itu, para periset juga melihat teknologi ini dapat digunakan dalam kendaraan otonom dan teknologi realitas teregmentasi dan virtual.

Teknologi yang dipresentasikan di konferensi penglihatan komputer CVPR 2017 pada Juli 2017, merupakan kolaborasi antara laboratorium profesor teknik listrik Gordon Wetzstein di Stanford dan Joseph Ford di UC San Diego.

Dalam proyek itu, kamera video menggunakan bundel serat optik untuk memasangkan gambar bulat ke bidang fokus datar konvensional, memberikan kinerja tinggi namun dengan biaya tinggi.

Kamera baru ini diklaim menggunakan versi lensa sferis yang mengeliminasi bundel serat melalui kombinasi lensa lensa dan pemrosesan sinyal digital.

Mereka juga menggabungkan desain optik dan keahlian integrasi sistem perangkat keras laboratorium Ford dan pemrosesan sinyal dan keahlian algoritmik lab Wetzstein menghasilkan solusi digital yang tidak hanya mengarah pada penciptaan gambar ekstra lebar ini, namun juga meningkatkannya.

Kamera yang mengandalkan teknologi dan dikembangkan di Stanford juga disebut fieldphotography ringan ini, bisa menangkap arah sumbu dua dari cahaya yang menabrak lensa dan menggabungkan informasi tersebut dengan gambar 2D.

Fitur lain yang patut diperhatikan dari fotografi yang digunakan di lapangan adalah memungkinkan pengguna memfungsikan kembali gambar setelah diambil karena gambar mencakup informasi tentang posisi dan arah cahaya.

Robot bisa saja menggunakan teknologi ini untuk melihat melalui hujan dan hal-hal lain yang bisa mengaburkan penglihatan mereka.

"Ini bisa memungkinkan berbagai jenis teknologi cerdas artifisial untuk memahami seberapa jauh benda-benda itu, entah itu bergerak dan apa bentuknya. Sistem ini bisa membantu dalam situasi ketika Anda memiliki ruang terbatas dan Anda ingin komputer memahami seluruh dunia di sekitarnya," imbuh Wetzstein.

Sementara, kamera ini bisa bekerja seperti kamera konvensional jarak jauh, ia juga dirancang untuk memperbaiki gambar close-up. Di mana akan sangat berguna termasuk robot yang harus menavigasi melalui area kecil, pesawat tak berawak dan mobil penggerak sendiri. Demikian dinukil dari PHYS, Selasa (8/7/2017).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini