Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menakjubkan! Penampakan Hujan Meteor Perseid yang Tertangkap Kamera

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 14 Agustus 2017 04:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 13 56 1755180 menakjubkan-penampakan-hujan-meteor-perseid-yang-tertangkap-kamera-QyhS95GwAp.jpg Penampakan Hujan Meteor di Moscanica, Bosnia dan Herzegovina pada 12 Agustus 2017 (Foto: Reuters)

JAKARTA - Agustus menjadi bulan yang menarik bagi para astronom. Pada bulan ini, astronom bisa mengamati fenomena gerhana matahari serta puncak hujan meteor.

Dilansir Ibtimes, Minggu (13/8/2017), menurut NASA, tahun ini, puncak fenomena hujan meteor akan jatuh pada 11 hingga 13 Agustus 2017. Namun, para ahli memperingatkan dengan kemunculan tiga perempat wujud Bulan, ini membuat lebih sulit bagi manusia untuk menemukan meteor saat mereka meluncur melintasi Bumi.

Hujan meteor terlihat di beberapa bagian dunia. Sekadar informasi, hujan meteor perseid terjadi setiap tahun ketika Bumi menyentuh setumpuk puing-puing yang ditinggalkan oleh komet kuno, Tuttle-Swift.

Komet Swift-Tuttle (yang secara formal ditunjuk 109P / Swift-Tuttle) adalah komet periodik dengan periode orbit (osculating) arus 133 tahun. Komet Swift-Tuttle terlihat terakhir kali di atmosfer Bumi pada 1992 dan diperkirakan akan melintas lagi pada 2125.

Saat jejak debu komet yang menghantam atmosfer Bumi, akan terlihat cahaya spektakuler seperti bintang jatuh. Ekor meteor tersebut nantinya diperkirakan akan mengarah pada belahan Bumi utara Perseus, itulah sebabnya acara meteor jatuh tersebut diberi nama meteor Perseid.

 

Brighton, Inggris pada 12 Agustus 2017 (Foto: Reuters)

Perseid sendiri merupakan suatu rasi bintang di belahan utara, melambangkan pahlawan Yunani Kuno yang melawan Medusa. Rasi ini adalah salah satu rasi dari 48 rasi bintang Ptolemy dan juga satu dari 88 rasi bintang modern.

Meskipun bukan satu-satunya pertunjukan di kota, Perseid biasanya dianggap sebagai yang terbaik. Sebagian besar pengamat langit bisa melihat sekira 80 meteor per jam di seluruh langit.



Dekat Skopje, Republik Makedonia pada 12 Agustus 2017 (Foto: Reuters)

Fenomena tahun lalu, terdapat sekira 200 meteor per jam yang menerangi langit berkat Jupiter yang menarik jejak debu komet. Tidak perlu mengeluarkan teleskop atau teropong, Anda cukup berbaring di taman yang luas untuk menikmati pemandangan indah tersebut.

“Puncak Perseid diperkirakan terjadi sekira 1 siang EDT (22.00 WIB) pada 12 Agustus tahun ini, yang berada di tengah hari," ungkap ahli asteroid NASA Bill Cooke.



Foto penampakan hujan meteor yang ditangkap dari luar angkasa pada 14 Agustus 2011 (Foto: Reuters/NASA)

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini