Waduh! Berbekal Peta NASA, Alien Berpotensi Temukan Bumi

Dini Listiyani, Jurnalis · Kamis 17 Agustus 2017, 02:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 16 56 1757257 waduh-berbekal-peta-nasa-alien-berpotensi-temukan-bumi-jRrncFtHe0.jpg (Foto: NASA)

CALIFORNIA - Pada 1970-an, Badan Antarikasa Amerika Serikat (NASA) mengirimkan peta yang mengungkapkan lokasi Bumi ke luar angkasa di board empat kapal. Pengungkapan ini dilakukan dengan harapan bisa berkomunikasi dengan alien.

Akan tetapi, Dr Frank Drake, yang merancang peta, kini telah berbicara mengenai keputusan berbahaya yang berpotensi untuk mengirim grafik lebih dari 40 tahun yang lalu. Empat kapal tersebut sekarang telah meninggalkan tata surya dan melaju ke deep space dengan koordinat Bumi di atas kapal.

Dr Drake bekerja dengan NASA untuk merancang grafik yang ditempatkan di atas kapal Pioneer 10 dan 11, yang diluncurkan pada 1972 dan 1973. Kemudian, peta serupa ditempatkan di probe NASA Voyager 1 dan Voyager 2 pada 1977.

 (Baca juga: Wow, NASA Temukan Superkomputer yang Bisa Bertahan di Luar Angkasa)

Dalam sebuah interview baru, Dr Drake berbicara tentang peta yang desainnya ia buar. "Pada masa itu, semua orang yang saya hadapi ialah orang yang optimis, dan mereka mengira ET akan bersahabat," katanya kepada putrinya Nadia Drake.

"Tak ada yang berpikir, bahkan untuk beberapa detik tentang apakah ini mungkin tindakan yang berbahaya untuk dilakukan," lanjutnya, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (17/8/2017).

Plak ditempatkan di dalam perakit pioneer menunjukkan seorang pria dan seorang perempuan di samping peta dasar Bumi yang memplot posisinya dalam kaitannya dengan bintang pulsar yang jauh.

Bintang-bintang ini tahan lama dan terang sehingga masih bisa mengarahkan alien ke arah yang benar jika mereka ditemukan jutaan tahun dari sekarang.

Probe Voyager diluncurkan ke luar angkasa dengan catatan emas di papan yang diukir dengan peta pulsar serupa ke planet Bumi. Tujuannya ialah untuk memasukkan sesuatu ke dalam Voyager yang mengatakan dari mana asalnya dan berapa lama perjalannya.

 (Baca juga: Keren! Nih Jawaban NASA atas Pelamar Anak 9 Tahun yang Ingin Menjadi Pelindung Bumi)

Catatan berisi suara dari alam seperti gunung berapi dan guntur serta suara yang terkait dengan kemanusiaan termasuk kereta api, kuda, dan kereta dan bahkan ciuman antara ibu dan anak.

Terlepas dari potensi bahaya yang dimainkan oleh peta antarbintang, Dr Drake mengatakan bahwa kemungkinan alien mengambil pesannya sangat kecil.

"Benda itu berjalan seperti 10 km per detik, di mana kecepatan yang dibutuhkan sekira setengah juta tahun untuk beralih dari satu bintang ke bintang lainnya," katanya.

Astronom bukanlah ahli pertama yang memperingati risiko menghubungi alien. Fisikawan terkemuka Professor Stephen Hawking menyarankan tahun lalu bahwa bertemu makhluk dari planet lain bisa menyebabkan manusia tersapu bersih.

Hawking mengatakan hal itu bisa serupa dengan saat penduduk asli Amerika pertama kali bertemu Christopher Columbus dan itu tak berjalan dengan baik. Ahli fisika percaya jika alien menemukan Bumi, mereka cenderung ingin menaklukkan dan menjajah planet Bumi.

(din)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini