Mantap! Demi AI Generasi Selanjutnya, Google Akuisisi Startup AIMatter

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 17 Agustus 2017 15:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 17 207 1757815 mantap-demi-ai-generasi-selanjutnya-google-akuisisi-startup-aimatter-GYPy5NAdgB.png (Foto: TechCrunch)

MOUNTAIN VIEW – Computer vision, cabang kecerdasan buatan atau augmented reality (AI) yang memungkinkan komputer melihat dan memproses gambar seperti yang dilakukan manusia. Gambar tersebut kemudian digunakan untuk membantu menjalankan program, sebagai inti dari teknologi generasi selanjutnya dikembangkan.

Untuk membantunya mengembangkan teknologi tersebut, Google mengakuisisi AIMatter, startup yang didirikan di Belarusia. AIMatter telah membangun platform AI berbasis neural network (jaringan saraf) dan SDK untuk mendeteksi dan memproses gambar dengan cepat pada perangkat mobile, dan aplikasi edit foto serta video yang disebut Fabby.

Baca: Google Umumkan Akuisisi Spotify dengan Mahar Rp542,9 Triliun

Kabar angin dari kesepakatan ini telah terendus sejak Mei, dan baru ditutup secara resmi Kamis (17/8/2017). Fabby dan Google telah mengonfirmasi kesepakatan keduanya kepada TechCrunch.

Persyaratan penjualan Fabby tak diungkapkan oleh perusahaan. Namun, diketahui bahwa Fabby telah diunduh hingga lebih dari 2 juta kali dan akan terus tumbuh. Dilansir TechCrunch, sebagian karyawan AIMatter akan menjadi bagian dari Google.

Baca juga: Google Akuisisi Studio Game Owlchemy Labs

AIMatter juga memiliki karyawan yang bekerja di Minsk, Bay Area, dan Zurich. Namun belum jelas apakah staf tersebut akan tetap berada di sana atau berpindah ke tempat lain, atau bahkan ikut diboyong ke Google.

Fabby telah mengumpulkan sekira 2 juta dana dengan para pendukungnya termasuk Haxus, perusahaan investasi yang fokus mendukung startup AI.

Dana tersebut juga diperoleh dari Yuri Melnichek, co-founder dan chairman AIMatter namun kini digambarkan sebagai investor dan penasihat perusahaan merupakan seorang mantan karyawan Google. Sementara itu, posisi CEO AIMatter diisi oleh Andrei Kulik yang turut berperan mengumpulkan dana perusahaan.

Baca juga: Google Disebut Akuisisi Kaggle

Belum diketahui secara jelas di mana Google akan mengaplikasikan teknologi yang diakuisisinya. Raksasa teknologi ini telah lama mengamati bagaimana terlibat dalam aplikasi jejaring sosial generasi selanjutnya, tak hanya untuk membangun audiens, namun juga menggunakannya untuk membangun batas baru dalam bisnis iklannya.

Layaknya Snapchat yang menggunakan teknologi filter foto untuk efek yang unik sebagai strateginya, Google pun berharap mampu melakukan hal tersebut bahkan lebih dari yang ditempuh oleh Snapchat. Banyak proyek Google yang melibatkan virtual reality (VR) dan augmented reality (AR), serta upayanya membangun platform machine learning TensorFlow bagi developer, sehingga banyak potensi AIMatter untuk berperan penting dalam garapan Google selanjutnya tersebut. (Lnm).

 

Baca juga: Mantap! 'Dilirik' Google, Saham Snapchat Merangkak Naik

(kem)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini