Unik! Peneliti Kembangkan Teknologi yang Bisa Baca Pikiran Manusia, Kok Bisa?

Afriani Susanti , Jurnalis · Jum'at 18 Agustus 2017, 20:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 18 207 1758546 unik-peneliti-kembangkan-teknologi-yang-bisa-baca-pikiran-manusia-kok-bisa-QDIP6Xsyv2.jpg Foto: Dok. Business Insider

AMERIKA SERIKAT – Para ilmuwan semakin giat untuk menciptakan teknologi baru agar bisa memudahkan kehidupan manusia di masa depan. Bahkan, teknologi yang diciptakan saat ini terbilang ada yang di luar batas akal manusia.

 

Baca juga: Elon Musk: Kecerdasan Buatan Lebih Berbahaya, Kok Bisa?

Seperti dinukil dari laman Business Insider, para ilmuwan di Purdue University, West Lafayette, Indiana, Amerika Serikat, menciptakan teknologi yang terbilang unik. Para peneliti mengembangkan sebuah tekologi computing baru yang bisa mempelajari bagaimana untuk bisa melupakan sebuah memori yang kurang penting. Selain itu, teknologi itu juga bisa terus mengingat sebuah informasi kritis.

Teknologi yang dinamai ‘Organismoids’, mimiknya menunjukkan bagaimana saat manusia berpikir. Selain itu, teknologi ini juga membantu menciptakan sebuah ruang informasi baru dan proses pembelajaran yang panjang dengan membersihkan informasi-informasi yang kurang penting.

Baca juga: Lagi, Bos SpaceX Elo Musk Beri Peringatan soal Bahaya Teknologi Al

“Saya belajar dengan lambat tapi saya tetap lupa pada satu hal. Sehingga ada penurunan dalam menghapus akurasi sejumlah informasi yang usang,” ungkap Dr Edward G Tiedemann JR, dari Purdue University.

Dr Edward mengatakan bahwa yang dilakukannya adalah meniru kebiasaan otak manusia sampai pada batas tertentu. “Untuk menciptakan sebuah computing tidak hanya dengan mempelajari informasi baru, tapi juga belajar untuk melupakan,” tuturnya.

Perangkat ini sendiri memiliki proses dan karakteristik tertentu yang memungkinkan untuk mempelajari algoritma dengan menggunakan mimik layaknya seperti otak manusia. “Hasilnya jauh dari implikasi pada bidang kuantum dan juga komputasi yang diilhami oleh otak,” ucapnya.

Baca juga: Terungkap, Ada Dokter Robot yang Berkeliaran di AS

Dalam proses untuk menciptakan alat ini, peneliti menjadikan masalah aktual dalam computing neuromorphic. Walaupun aplikasinya mungkin terlihat seperti kemampuan pada kecerdasan buatan, di mana nantinya perangkat ini bisa mengenali wajah, membuat sebuah keputusan, hingga penalaran.

Walaupun perangkat ini menggunakan teknologi, peneliti mungkin bisa menggunakan sirkuit yang bisa meniru otak manusia. Di mana perangkat ini bisa dibuat dengan desain yang lebih ringkas dan komponen yang menyerupai sunapses dan neuron dengan hanya satu perangkat spitronik.

Sebagai informasi, selain teknologi ini, sebuah kecerdasan buatan juga digadang-gadang akan diciptakan untuk bisa memudahkan kehidupan manusia di masa mendatang. (afr)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini