Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren! Astronom Temukan Lensa OVRO untuk Ungkap Kehidupan Lubang Hitam

Riani Angel Agustine, Jurnalis · Senin 21 Agustus 2017 05:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 18 56 1758729 keren-astronom-temukan-lensa-ovro-untuk-ungkap-kehidupan-lubang-hitam-FJP4VMeqbm.jpg (Foto: Anthony Readhead/Caltech/MOJAVE)

WASHINGTON - Astronom yang menggunakan Caltech's Owens Valley Radio Observatory (OVRO) telah menemukan bukti adanya sistem lensa yang aneh di luar angkasa. Penemuan ini memberikan pandangan terbaik tentang gumpalan gas panas yang keluar dari lubang hitam supermasif.

“Kami telah mengetahui tentang adanya gumpalan materi yang mengalir di sepanjang lubang hitam, mereka bergerak mendekati dengan kecepatan cahaya, namun tidak banyak yang diketahui tentang struktur internal mereka atau bagaimana peluncurannya,” ungkap Harsh Vedantham,seorang sarjana postdoctoralCaltect Milikan.

Dilansir Phys, proyek internasional ini dipimpin oleh Anthony Readhead, profesor Astronomi Robinson, Emeritus, dan direktur OVRO. Unsur penting dari sistem lensing adalah lensa itu sendiri.

Para ilmuwan berpikir bahwa ini bisa menjadi lensa pertama dari pertengahan abad. Artinya penemuan ini lebih besar dari lensa ‘mikro’ yang diamati sebelumnya.

Lensa yang ditemukan ini diberi julukan sebagai ‘lensa mili’. Kemungkinan besar, lensa ini terdiri dari sekelompok bintang kecil yang bersatu.

Keuntungan dari lensa berukuran mili ini adalah ukurannya yang tidak kecil untuk memblokir keseluruhan sumber. Terlebih lagi, para peneliti mengatakan bahwa lensa itu sendiri memiliki kepentingan ilmiah karena tidak banyak yang diketahui tentang benda-benda dari rentang masa pertengahan ini.

“Sistem ini bisa menyediakan laboratorium kosmik yang luar biasa baik untuk studi tentang pembesaran miliaran gravitasi dan kerja bagian dalam jet nuklir di galaksi,” ungkap Readhead. Temuan baru ini merupakan bagian dari program OVRO untuk mendapatkan pengamatan 2 kali seminggu terhadap 1.800 lubang hitan supermasif aktif.

Mereka menggunakan teleskop OVRO 40 meter yang dapat mendeteksi emisi radio dari benda langit. Program ini telah berjalan sejak 2008 untuk mendukung misi Fermi NASA yang mengamati galaksi yang sama pada sinar gamma berenergi tinggi.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini