Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Luar Biasa! Bos Alibaba Kembali Jadi Orang Terkaya di Asia

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Senin 21 Agustus 2017 13:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 21 207 1759751 luar-biasa-bos-alibaba-kembali-jadi-orang-terkaya-di-asia-fD6QhrcKLE.jpg (Foto: CNBC)

JAKARTA - Bos sekaligus pendiri Alibaba, Jack Ma, kembali menjadi orang terkaya di Asia. Ma, menduduki posisi puncak orang dengan kekayaan terbanyak setelah perusahaannya mengalami peningkatan pendapatan dan harga saham.

Berdasarkan laporan Forbes yang dikutip Okezone, Senin (21/8/2017), saat ini Jack Ma telah mengumpulkan kekayaan sebanyak USD37,4 miliar atau sekira Rp499 triliun.

Sedangkan dari posisi kedua, Jack Ma dibuntuti oleh miliuner dari perusahaan internet asal China, Tencent. Bos Tencent, Ma Huateng, turun ke posisi kedua dengan nilai kekayaan mencapai USD36,7 miliar atau sekira Rp490 triliun.

Baca juga: Luar Biasa! Bos Alibaba Makin Gencar Ekspansi di Tanah Air, Ada Apa?

Meningkatnya kekayaan Jack Ma dipengaruhi oleh tren positif di Alibaba. Perusahaan ini diketahui mengalami peningkatan di kuartal terkini sebesar 56%. Sebagian besar laba yang diperoleh berasal dari bisnis inti e-commerce. Selain itu, dalam sepekan terakhir nilai sahamnya meningkat 10,4%.

Meski Ma Huateng kini menduduki peringkat kedua, namun perusahaannya sanggup menorehkan tren positif. Pada Kamis, 17 Agustus 2017, Tencent memiliki keuntungan bersih yang meningkat sebesar 70% selama satu semester pertamanya di tahun ini.

Hasil itu melebihi perkiraan sebelumnya yang di bawah 70%. Keuntungan Tencent berasal dari beragam unit bisnisnya seperti mobile game, pembayaran online, dan periklanan. Sedangkan dari sahamnya, Tencent mengalami pertumbuhan 4,9% pada pekan lalu.

Tak hanya di kancah Asia, 'persaingan' Jack Ma dan Ma Huateng juga terjadi di kancah global. Masing-masing miliuner itu saling menempel di urutan ke-18 (Jack Ma) dan ke-19 (Ma Huateng).

Sebelumnya diberitakan bahwa Alibaba telah mengucurkan dana pada salah satu layanan e-commerce di Indonesia, Tokopedia. Perusahaan tersebut menyuntikkan dana sebesar USD1,1 miliar atau Rp14 triliun.

Baca juga: Alibaba Tertarik Bikin Speaker Pintar?

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini