Temukan Bos Baru, Uber Dikritik Investor dan Karyawan, Kenapa?

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Senin 21 Agustus 2017, 14:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 21 207 1759853 temukan-bos-baru-uber-dikritik-investor-dan-karyawan-kenapa-q0Odpbf8dM.jpg Foto : AFP

CALIFORNIA – Setelah dua bulan mencari pengganti Travis Kalanick, kini digadang-gadang mantan CEO General Electric yakni Jeff Immelt sebagai calon teratas untuk menjadi CEO baru Uber.

Mayoritas dewan perusahaan taksi berbasis aplikasi tersebut lebih mencondongkan Immelt sebagai pengganti Kalanick, namun kedua kandidat lainnya masih dalam tahap seleksi. Para karyawan diharapkan untuk memberikan suara dalam dua pekan ke depan.

“Kami tahu ini tidak akan menjadi pilihan sempurna, tapi semua orang menjadi kelelahan. Kami membutuhkan seseorang dengan keterampilan untuk menggerakkan kita,” kata salah satu karyawan Uber.

Baca Yuk: Unik! Ini Wujud Kamera Mobile Masa Depan

Uber telah lama tak memiliki pemimpin sejak Kalanick mengundurkan diri pada Juni 2017. Selain Kalanick, perusahaan juga telah kehilangan beberapa eksekutif tahun ini, termasuk chief financial dan karyawan lainnya.

Diketahui, Uber telah mengalami serangkaian kontroversi dan skandal sejak awal tahun ini. Namun masalah yang paling menonjol adalah terdapat pelecehan seksual di perusahaan tersebut dan budaya tempat kerja Uber yang buruk, juga adanya masalah yang dipicu oleh tuduhan dari seorang mantan insinyur wanita.

Setelah penyelidikan tersebut, banyak ditemukan bukti insiden pelecehan. Sejak saat itu, Uber membebastugaskan lebih dari 20 karyawan dan sekelompok investor memaksa Kalanick untuk mengundurkan diri.

Pencarian CEO Uber sejak saat itu juga menjadi sumber kontroversi lain. Benchmark Capital, investor awal di Uber menuduh Kalanick bahwa dia telah menghalangi pencarian CEO baru dan merencanakan untuk bisa berada di posisinya dahulu. Investor Uber lainnya sangat kritis terhadap Benchmark untuk tuntutannya, dan Kalanick mencoba menyingkirkan kasus tersebut.

Tentang Immelt, sebagai kandidat CEO Uber telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO GE pada 1 Agustus. Namun, investor dan para karyawan Uber mengkritik perjalanan Immelt sebagai CEO perusahaan GE. Pasalnya, Saham GE diperdagangkan pada tingkat yang lebih rendah saat ia turun jabatan, dari pada saat ia mengambil alih pada 2001.

Setelah peristiwa pelecehan seksual, banyak orang-orang di dalam Uber untuk menunjuk seorang wanita sebagai CEO-nya. Akan tetapi, hal itu tidak terlalu mengganggu Immelt, sebab kabar beredar bahwa tidak satupun dari tiga kandidat yang tersisa untuk posisi CEO Uber adalah perempuan. Demikian dinukil dari Tech Crunch, Senin (21/8/2017).

Baca Yuk: Nih, 8 Fakta Mengejutkan Tentang Bulan yang Belum Kamu Ketahui

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini