JAKARTA - Peretasan di era digital seperti saat ini memang cukup mengkhawatirkan. Meski demikian sebuah perusahaan justru menawarkan imbalan yang fantastis bagi hacker yang bisa membobol aplikasi populer seperti WhatsApp.
Baru-baru ini, perusahaan yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat, bernama Zerodium membuka sayembara. Perusahaan itu, sebagaimana dikutip dari BGR, Kamis (24/8/2017), menawarkan hadiah hingga USD500.000 atau sekira Rp6,6 miliar.
Hadiah itu akan diberikan kepada peretas yang mampu membobol keamanan WhatsApp. Kemudian, mereka akan membeli alat untuk meretas sistem targetnya guna memberikan akses ke layanan media sosial perpesanan tersebut.
"Zerodium akan membayar celah keamanan dan memberikan hadiah kepada pakar keamanan yang mendapatkan eksploit zero-day yang menginfeksi sistem operasi, software, dan perangkat," kata Zerodium.
Zeroidum sendiri memang dikenal sebagai perusahaan yang kerap mengakuisisi setiap alat atau kerentanan yang didapat dari hacker. Meski terkesan cukup unik, namun ternyata alat atau kerentanan yang didapatnya akan dijual kembali ke perusahaan lain.
Lantas siapa konsumen dari perusahaan tersebut? Sayangnya, Zerodium tak ingin menyebutkannya. Hanya saja di halaman resminya, perusahaan ini sedikit memberi petunjuknya.
"Konsumen Zeorodium berasal dari perusahaan besar di bidang pertahanan, teknologi, dan finansial yang membutuhkan perlindungan dari zero-day, serta dari organisasi pemerintahan yang membutuhkan kemampuan siber secara khusus," katanya.
Follow Berita Okezone di Google News
(kem)