Waspada Efek Negatif Internet, Kominfo Bikin Roadmap Konten untuk Anak-Anak

Afriani Susanti , Jurnalis · Kamis 24 Agustus 2017, 14:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 24 207 1762170 waspada-efek-negatif-internet-kominfo-bikin-roadmap-konten-untuk-anak-anak-4wNg6zoKzh.jpg Dirjen Aptika, Semuel Abrijani Pangerapan (Foto: Afriani Susanti/Okezone)

JAKARTA - Di zaman yang serba modern seperti sekarang ini, banyak masyarakat yang mengandalkan internet untuk memudahkan mereka mendapatkan banyak informasi. Namun banyak informasi yang tersedia di internet juga tidak bisa dibatasi. Termasuk para penggunanya yang berasal dari anak-anak hingga orang dewasa.

Karena itulah, perlu adanya sebuah upaya yang bisa membatasi konten bagi anak-anak dan dewasa. Dengan begitu, para pengguna internet khususnya bagi mereka yang masih di bawah umur tidak terkontaminasi dengan konten-konten negatif.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa internet menjadi tempat di mana semua masyarakat dari berbagai kalangan berkumpul.

"Di internet itu, tempatnya semua masyarakat segala usia. Karena itu perlu dibuatkan konten khusus bagi anak-anak. Saya yakin jika operator bisa membaca ini, hal tersebut akan menjadi market bagi mereka," ungkapnya di Kantor Kominfo, Jakarta (24/8/2017).

Guna menjaga anak-anak dari sejumlah konten negatif, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama para stakeholder yang terdiri dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Pusat Kajian Komunikasi Universitas Indonesia ( PUSKAKOM UI), hingga sejumlah komunitas pemerhati anak, menyusun sebuah buku roadmap untuk memetakan apa saja yang perlu diperhatikan orangtua untuk menjauhkan anak mereka dari konten negatif.

"Semua yang ada di internet itu transparan. Karena itu, perlu berhati-hati dalam memposting berbagai hal ke internet. Perlu juga ada konten yang tidak tercampur dengan konten orang dewasa," ujarnya.

Melalui roadmap ini, diharapkan juga para orangtua menjadi lebih aware terhadap apa yang dilakukan oleh anak-anak melalui dunia maya. "Dengan peta jalan ini juga kita bisa memiliki acuan program-program apa yang ke depannya bisa dilakukan," tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Direktur Jenderal (Dirjen), Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Mariam F. Barata mengatakan bahwa roadmap ini merupakan perhatian Kominfo serta stakeholder terhadap anak-anak.

"Roadmap ini pada dasarnya, Kominfo maupun akademisi dan stakeholder lainnya peduli terhadap anak-anak. Dilakukan literasi bagaimana cara yang tepat dalam penggunaan internet," ujar Mariam. 

Menurut Mariam, selama ini pemerintah dan komunitas serta pemerhati anak sudah memiliki program sendiri-sendiri dalam memetakan literasi internet tersebut. "Namun alangkah baiknya, jika kita semua bisa bersama-sama bersinergi untuk membuat panduan dalam pemanfaatan internet tersebut," jelasnya.

Sehingga ke depannya, baik pemerintah maupun masyarakat bisa berjalan beriringan. Terlebih lagi apa yang dilakukan bisa lebih terarah.

"Dengan saling bersinergi seperti ini, maka diharapkan tidak hanya berkumpul di satu daerah saja, namun juga bisa meng-cover semua wilayah yang lainnya. Di sinilah tugas kita untuk mengcover literasi pemanfaatan internet," tuturnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini