Ribuan ATM Mati Akibat Satelit Telkom 1 Terganggu, Nih! Solusi Telkom

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 28 Agustus 2017 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 28 207 1764646 ribuan-atm-mati-akibat-satelit-telkom-1-terganggu-nih-solusi-telkom-cjh7fTB025.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Selama beberapa hari yang lalu, satelit Telkom 1 milik PT Telkom Indonesia mengalami gangguan. Hal tersebut mengakibatkan terganggunya transaksi di sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) perbankan di Tanah Air.

Gangguan terhadap satelit Telkom 1 sudah dirasakan sejak 25 Agustus 2017 menjelang malam. Mengetahui itu, Telkom segera mengambil tindakan yakni dengan melakukan migrasi layanan pada 26 Agustus dari satelit Telkom 1 ke satelit Telkom lainnya, di antaranya, Satelit Telkom 2, Satelit Telkom 3S dan lainnya.

Proses migrasi satelit tersebut diperkirakan akan selesai pada 30 Agustus 2017. "Setelah transponder disiapkan dan take over transponder Telkom 1 maka selesai tahap satu. Ini dimulai 26 Agustus dan selesai 30 Agustus. 2 hari ke depan penyediaan transponder akan selesai," kata Direktur Utama Telkom Alex Sinaga dalam konferensi pers di kantornya, Senin (28/8/2017).

Selain melakukan migrasi, Telkom rupanya juga tengah melakukan repointing antena ground segmen secara bertahap. Repointing dilakukan bersama pelanggan dan operator penyedia layanan VSAT.

"Repointing seluruh antena dari 63 pelanggan. Khusus provider VSAT mereka punya ground segmen, itu ada 12.030 site. Jadi 8 provider VSAT layani segitu. Yang non pelanggan VSAT, non provider VSAT 63 dikurang 8, ada 55. Yang ini jumlah side tidak banyak karena mereka gunakan sendiri. Total ground segmen 15.000," tambahnya.

Ia melanjutkan bahwa pihaknya menargetkan proses repointing hingga recovery bisa selesai pada 10 September. "Repointing dari 15.000 sudah ada yang recovery. Kita monitor, kita kawal. Kita sudah susun target per hari. Estimasinya, 10 September, 15.000 sudah recovery, mudah-mudahan bisa lebih cepat," lanjutnya.

Sekadar informasi, Satelit Telkom 1 memiliki jumlah pelanggan mencapai 63, delapan di antaranya merupakan provider VSAT yang memiliki 12.030 site, dan total ground segmennya mencapai 15.000 site.

Akibat gangguan dari Satelit 1 ini, sejumlah ATM bank di Indonesia mengalami gangguan yang membuat sistemnya menjadi offline. Adapun bank yang ATM-nya terkena imbasnya di antaranya adalah Bank Mandiri, Bank BNI (1.500 ATM), Bank BRI (300 ATM) dan Bank BCA (5.700 ATM).

(din)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini