Dokumen Alan Turing yang Hilang Akhirnya Ditemukan, Isinya Mengejutkan!

Riani Angel Agustine, Jurnalis · Selasa 29 Agustus 2017 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 28 56 1764955 dokumen-alan-turing-yang-hilang-akhirnya-ditemukan-isinya-mengejutkan-ErMjYQ4gpB.jpg (Foto: University of Manchester)

MANCHESTER - Setelah hilang selama setidaknya 30 tahun, koleksi surat unik oleh matematikawan terkenal Alan Turing telah ditemukan di ruang penyimpanan di Universitas lamanya. Koleksi surat unik tersebut dibungkus oleh sebuah map kertas biasa dan diselipkan di bagian belakang lemari arsip lama.

Dilansir dari Sciencealert.com, Senin (28/8/2017), dokumen tersebut tidak pernah terlihat sebelumnya oleh dinas intelijen Inggris, dan di antara dokumen tersebut, Turing menulis komentar, 'Saya membenci Amerika'. Alan Turing merupakan salah satu pelopor ilmu komputer modern, dan ia membangun mesin selama perang dunia ke-2 yang memungkinkan dekripsi kode Enigma Jerman yang akhirnya memperpendek perang.

Pada 1949, ia menjadi wakil direktur laboratorium komputasi di University of Manchester, dan pada awal tahun ini staf universitas secara tidak sengaja menemukan tumpukan korespondensi Turing ketika membersihkan ruang penyimpnan. "Ketika saya pertama kali menemukannya, saya pada awalnya berpikir, 'itu tidak mungkin menurut saya', tetapi sebuah inspeksi cepat menunjukkannya," kata insinyur komputer Jim Miles.

Petugas arsip universitas segera mengatur untuk memilah-milah dokumen tersebut dengan membuat katalog dan menyortir dokumen berdasarkan tanggalan. Sekarang dokumen tersebut sudah diubah menjadi arsip online sehingga pembaca dapat melihatnya secara detail.

Berkas tersebut berisi korespondensi dan materi lain yang berasal dari awal 1949 sampai waktu kematian Turing pada Juni 1954. Sayangnya, Anda tidak bisa berharap banyak untuk mengetahui dan mempelajari bagaimana mesin pemecah kode tersebut bekerja, karena usaha Enigma masih rahasia, walaupun terdapat surat dari direktur Britain's secret GCHQ organisation.

Dokumentasi yang ditemukan tersebut tidak berisikan ungkapan tentang kehidupan pribadi Turing semasa hidupnya. "Hanya ada sedikit korespondensi pribadi, dan tidak ada surat dari anggota keluarga Turing," ungkap petugas arsip James Peters yang memilah-milah dokumen.

Beberapa dokumen merupakan surat dari rekan akademisi dan mahasiswanya yang mengomentari karya Turing dan membahas masalah komputasi dan matematika, bahkan ada yang meminta saran Turing untuk menyelesaikan masalah komputasi. Tidak hanya itu, di antara dokumen tersebut juga terdapat beberapa surat undangan untuk memberikan kuliah di sebuah universitas dan juga undangan untuk menghadiri konferensi.

Secara keseluruhan, sejarawan sangat senang bisa menggali koleksi unik seperti dokumen tersebut yang ditemukan secara tidak sengaja. Meskipun mendapat banyak sumbangan untuk bidang matematika dan perhitungan, terdapat materi arsip yang sangat langka mengenai kehidupan Turing.

"Karena hanya ada sedikit arsip aktual pada periode hidupnya ini, ini adalah temuan yang sangat penting dalam konteks itu," tambah Peters.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini