Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren! XL Axiata & Indosat Ooredoo Hengkang, Tri Indonesia Keukeuh Garap Bisnis Digital

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 29 Agustus 2017 13:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 29 54 1765279 keren-xl-axiata-indosat-ooredoo-hengkang-tri-indonesia-keukeuh-garap-bisnis-digital-0W6dYS2X2P.jpeg (Foto: Dini Listyani/Okezone)

JAKARTA – Beberapa operator telekomunikasi Tanah Air memilih hengkang dari bisnis digital dalam bentuk e-commerce. Sebut saja XL Axiata yang menilai e-commerce memiliki matriks bisnis yang berbeda dengan telko, dan Indosat Ooredoo yang memilih mundur karena e-commerce nya dinilai membakar uang.

Tri Indonesia juga turut menambah jajaran operator yang menjajal bisnis e-commece. Operator yang lekat dengan warna oranye tersebut belum lama ini meluncurkan marketplace bertajuk &Co.

Baca: Indosat Ooredoo Hengkang, Tri Justru Lirik Bisnis Digital

Meski dua rekannya memilih mundur dari bisnis e-commerce, Tri memilih untuk memanfaatkan basis pengguna yang dimilikinya untuk bisnis digital tersebut.

“Kita lihat bahwa operator memiliki basis pelanggan yang besar hampir puluhan hingga ratusan juta. Ini menjadi basis untuk menjalankan bisnis digital,” kata Wakil Direktur Tri Indonesia, Danny Buldansyah saat dihubungi Okezone, Selasa (29/8/2017).

Baca juga: Cipika Resmi Ditutup, CEO Indosat Ooredoo: Model Bisnis Cipika Masih 'Bakar' Uang

Diakui Danny, persaingan bisnis e-commerce di Indonesai memang berat karena banyaknya pemain bisnis tersebut. Meski begitu, selama bisnis tersebut didasarkan pada fundalis bisnis yang baik, perusahaan tak perlu melakukan subsidi seperti yang banyak dilakukan e-commerce lainnya.

&Co sendiri masih terbilang baru dirilis. Oleh karenanya, Tri masih melakukan evaluasi secara mendalam dalam bisnis digitalnya tersebut.

“Tim kami masih mengevaluasi secara mendalam. Ini bagus nggak untuk terjun ke bisnis digital terutama yang fisik. Kalau yang nggak (fisik) itu nggak ada isu, itu udah pasti,” terang Danny.

Baca juga: Waduh! Dianggap Tak Menguntungkan, XL Axiata Lepas Saham Elevenia

Dijelaskan Danny bisnis digital sendiri terdiri dari dua jenis meliputi konten digital dan fisik. Konten digital diantaranya berupa musik, film dan game yang dinilai Danny lebih mudah untuk dipasarkan karena secara langsung dapat dinikmati penggunanya. Jenis fisik sendiri seperti barang-barang yang dijual oleh mayoritas e-commerce seperti smartphone dan produk fashion.

“Tinggal bagaimana memanfaatkan ekosistem yang kita punya, baik pelanggan, partner-partner kita, untuk menjadi bagian dari bisnis ini,” ujarnya.

Baca juga: Tri Umumkan Aplikasi Dukung Sarana Kreatif Anak Muda

Tri sendiri tak menggelontorkan subsidi untuk marketplace-nya - &Co, sehingga dinilai tak akan membakar uang perusahaan. Namun perusahaan akan mendapati risiko tak mendulang banyak pelanggan seperti e-commerce lainnya. Sebagai langkah antisipasi, Tri menerapkan strategi dengan menetukan pasar yang tersegmen serta produk yang telah melalui serangkaian penilaian. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini