Share

Sasar Area Bekasi, APJATEL Gelar Workshop Bangkitkan Kesadaran Infrastruktur Broadband

Djamhari, Jurnalis · Jum'at 01 September 2017 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 01 207 1767553 sasar-area-bekasi-apjatel-gelar-workshop-bangkitkan-kesadaran-infrastruktur-broadband-sDKKGKgr8V.jpg (Foto: Apjatel)

BEKASI – Kian gencar mendukung program pembangunan Broadband Indonesia, Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Indonesia gelar workshop bertajuk ‘Rencana Pembangunan Infrastruktur Pasif Jaringan Telekomunikasi menuju Bekasi Smart City’.

Workshop itu digelar di HARRIS Hotel & Conventions Bekasi pada 31 Agustus 2017. Acara tersebut mendapatkan dukungan dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bekasi,  Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia serta PT Jabar Telematika (JABARTEL).

Workshop APJATEL di Kotamadya Bekasi ini dihadiri peserta dari berbagai lembaga mulai dari Pemerintah Daerah sampai dengan Praktisi Penyelenggara Layanan Telekomunikasi. Turut juga mengundang, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kemenkominfo.

Selain itu, ada juga Walikota Bekasi, Komisioner BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia), dan Ketua KADIN (Kamar Dagang Indonesia) Kota Bekasi. “Setelah Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. APJATEL melangkahkan kaki ke Kotamadya Bekasi. Harapan kami, adanya timbal balik positif dari Pemerintah Kota Bekasi,” ujar Ketua APJATEL Lukman Adjam, Kamis (31/8/2017).

“Kendala Utama yang sering dihadapi adalah belum adanya pemahaman yang sama tentang pentingnya penempatan infrastruktur fiber optik serta keseragaman ketentuan & prosedur perizinan penempatan infrastruktur telekomunikasi di bagian Ruang Milik Jalan (RUMIJA) yang diharapkan dapat dibahas bersama pada setiap kesempatan dalam forum diskusi seperti ini,” tambah Lukman. 

Sementara itu, dalam kegiatan ini dirinya sengaja mempertemukan berbagai pihak yang berkepentingan dalam hal ini diharapkan, hasil workshop dapat merumuskan serta menyepakati ketentuan dan prosedur yang harus dijalankan untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi broadband di wilayah Perkotaan.

“Jadi kegiatan ini sengaja melibatkan berbagai pihak agar dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur telekomunikasi Broadband di setiap wilayah, oleh para Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi bisa dilakukan dengan memperhatikan ketentuan perundangan yang berlaku serta unsur estetika kota,” jelasnya.

Ade Tjendra, Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga APJATEL dan Direktur Komersial MNC Play mengatakan, kegiatan workshop yang diselenggarakan APJATEL sangat bagus guna menyadari beberapa stakeholders telekomunikasi akan pentingnya pembangunan fasilitas infrastruktur broadband di setiap daerah agar setiap daerah bisa terhubung dengan tujuan bersama.

“Salah satu penyebab ketidakmerataan infrastruktur broadband disebabkan oleh beberapa stakeholders telekomunikasi yang belum menyadari pentingnya pembangunan fasilitas bersama ini. Untuk itu, APJATEL gencar menghubungkan antar lembaga terkait agar senantiasa bahu membahu mewujudkan tujuan ini,” ungkap Ade.

Setelah sukses pada 2016 terkait pembangunan Sistem Jaringan Kabel Laut Palapa Ring Barat, Tengah dan Timur yang akan menghubungkan seluruh wilayah kepulauan di Indonesia. Langkah selanjutnya, kata Ade, adalah mendukung usaha pemerintah untuk mewujudkan Rencana Pita Lebar Indonesia (Broadband Indonesia) 2014-2019 sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 96 Tahun 2014.

“Tapi untuk bisa mewujudkan program ini diperlukan langkah nyata dari seluruh stakeholder industri telekomunikasi dari informatika Indonesia,” tandas Ade.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini