Planet Asing Diduga Miliki Kandungan Air, Benarkah Dapat Dihuni?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 02 September 2017 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 01 56 1767653 planet-asing-diduga-miliki-kandungan-air-benarkah-dapat-dihuni-YcKEEtR69A.jpg (Foto: ESO)

CALIFORNIA - Beberapa waktu lalu, temuan sistem planet TRAPPIST-1 cukup menghebohkan dunia sains. Sistem planet tersebut terdiri dari planet-planet asing yang terus diteliti oleh para ilmuwan.

Kini, seperti dilansir Bgr, Jumat (1/9/2017), dilaporkan beberapa planet mungkin memiliki sejumlah air yang signifikan, termasuk kabarnya tiga planet yang berlokasi dalam zona layak huni.

Sebelumnya peneliti meyakini bahwa sistem planet TRAPPIST-1 merupakan kandidat yang baik dalam mencari kehidupan alien. Pengamatan menggunakan Space Telescope Imaging Spectrograph Hubble mengindikasikan bahwa radiasi dari bintang benar-benar hebat.

Baca juga: Peneliti Temukan Planet Asing Mirip dengan Bumi

Sehingga, peneliti menduga bahwa planet terdalam benar-benar hancur karena radiasi itu. Sementara planet-planet terluar yang mencakup tiga planet yang terletak di zona 'goldilocks' layak dihuni.

Peneliti juga memperkirakan bahwa planet tersebut menahan sebagian besar air yang menopang kehidupan mereka. "Planet dalam bisa saja kehilangan lebih dari 20 air laut Bumi selama delapan miliar tahun terakhir," kata ilmuwan menjelaskan.

Ilmuwan melanjutkan, planet luar dari sistem, termasuk planet e, f dan g yang berada di zona layak huni seharusnya telah kehilangan lebih sedikit air, menunjukkan bahwa mereka dapat mempertahankan beberapa air di permukaannya.

Sayangnya, teknologi saat ini tidak memungkinkan peneliti untuk membuat keputusan definitif mengenai berapa banyak air yang masih dimiliki planet. Saat ini tampaknya ilmuwan masih terus meneliti planet asing tersebut.

Baca juga: Ilmuwan Diklaim Segera Temukan Kehidupan Asing

Pada Februari 2017 dilaporkan, astronom dari SETI Institute mengarahkan teleskop radio ke dalam bintang kerdil merah TRAPPIST-1. Bintang dingin yang sedikit lebih besar dari Jupiter itu berjarak 39 tahun cahaya dari Bumi.

Setidaknya ada tiga planet yang hangat, yang disebut-sebut mampu mendukung kehidupan. Peneliti telah membidik sejak tahun lalu tiga dari tujuh planet yang baru ditemukan itu menggunakan Allen Telescope Array di California.

Selama dua hari, peneliti menyisir kawasan sekira TRAPPIST-1, memindai melalui sepuluh miliar saluran radio untuk mendengarkan setiap sinyal dari ET. Namun, tidak ada transmisi yang terdeteksi.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini