Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saling Sikut! Nih Sengitnya Persaingan Xiaomi dan Apple di Pasar Wearable

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Minggu 03 September 2017 17:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 03 207 1768450 saling-sikut-nih-sengitnya-persaingan-xiaomi-dan-apple-di-pasar-wearable-HyRM19N8gK.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Xiaomi dan Apple tak hanya bersaing di penjualan smartphone global, melainkan pula di pasar perangkat wearable. Meski Apple bisa mengalahkan Xiaomi di pasar smartphone, namun tidak dengan bisnis yang satu ini.

Berdasarkan laporan dari perusahaan analis, IDC, Xiaomi memiliki jumlah penjualan yang paling banyak dibandingkan dengan Apple. Posisi Xiaomi juga tak berpindah dari periode yang sama di tahun 2016.

Di kuartal kedua 2017 ini, Xiaomi berhasil menjual 3,5 juta unit perangkat wearable, sedikit lebih banyak dibandingkan Apple yang mengumpulkan penjualan 3,4 juta unit. Masing-masing dari perusahaan itu memiliki pangsa pasar 13,4% dan 13,0%.

Penjualan Xiaomi pun mengalami kenaikan tahunan sebesar 13,7%. Sedangkan Apple, jumlahnya lebih pesat yakni 49,7%. Sebelumnya, di periode yang sama Xiaomi sanggup menjual perangkat wearable sebanyak 3,1 juta unit. Sedangkan keagresifan Apple dimulai dari 2,3 juta unit.

Di bawah kedua produsen smartphone itu, terdapat nama Fitbit di posisi ketiga. Perolehan bisnis yang dimiliki perusahaan ini setara dengan Apple. Fitbit mampu menjual 3,4 juta unit dengan pangsa pasar 12,9%. Namun bisnisnya kali ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

Di periode yang sama pada 2016, Fitbit diketahui mampu menjual 5,7 juta unit produk wearable. Namun kali ini jumlahnya menyusut sebesar 40,9%, sebagaimana dikutip dari Phone Arena, Minggu (3/9/2017).

Meski demikian, IDC mencatat bahwa di kuartal kedua 2017 ini penjualan perangkat wearable mengalami peningkatan secara global. Secara tahunan, pertumbuhannya meningkat menjadi 10,3%. Total perangkat yang terjual selama periode April hingga Juni 2017 ialah sebanyak 26,3 juta unit.

Menurut analis senior IDC, Jitesh Ubrani, saat ini konsumen perangkat wearable telah beralih pada perangkat yang memilih fitur lebih canggih. Misalnya saja, fungsi GPS di perangkat wearable yang saat ini telah menjadi fitur dasar. Keberadaan fitur tersebut meningkat dari 24,5% menjadi 41,7%.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini