Waduh! Digugat Gara-Gara Kacamata Gerhana, Amazon Enggan Berkomentar

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 06 September 2017 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 06 207 1770559 waduh-digugat-gara-gara-kacamata-gerhana-amazon-enggan-berkomentar-edTdVuwqqI.jpeg (Foto: Reuters)

WASHINGTON – Pasangan asal Amerika Serikat (AS) telah mengajukan gugatan class action terhadap Amazon. Mereka menuntut Amazon karena menjual barang yang mereka klaim sebagai kacamata gerhana yang rusak, sehingga membuat mereka kehilangan penglihatannya.

Corey Payne dan Kayla Harris mengatakan bahwa mereka mengalami penglihatan mereka kabur dan titik buta sentral, setelah mereka menggunakan kacamata untuk menyaksikan gerhana matahari total yang terjadi pada 21 Agustus lalu.

Amazon me-recall kacamata tersebut 11 hari sebelumnya, namun di pengadilan pasangan itu mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui peringatan itu dan mereka menyebutkan bahwa Amazon terlambat. Sayangnya Amazon menolak mengomentari kasus yang diajukan di pengadilan federal Carolina Selatan tersebut, seperti dilansir Telegraph, Rabu (6/9/2017).

Payne dan tunangannya termasuk di antara jutaan orang yang menyaksikan gerhana matahari total yang menyebar dari pantai ke pantai di seluruh Amerika.

Dalam dokumen pasangan itu mengatakan bahwa mereka mengetahui bahaya menyaksikan langsung gerhana matahari dan memastikan mereka hanya melakukannya saat mengenakan kacamata yang mereka percaya sebagai pelindung.

“Selang setelah hari itu (gerhana), kedua penggugat mulai mengalami rasa sakit dan tidak nyaman, sakit kepala, mata berair hingga gejala lainnya,” bunyi keluhan mereka.

“Setelah itu, kedua penggugat mulai melihat titik-titik gelap di garis penglihatan mereka, mengalami gangguan penglihatan, termasuk blur, blind spot sentral, perubahan persepsi warna dan penglihatan yang terdistorsi."

Mereka terus menunjukkan bahwa kacamata itu dijual dalam kemasan tiga atau 20, sehingga banyak pengguna tidak akan menerima email peringatan dari Amazon. Pasangan ini meminta Amazon untuk membayar biaya medis untuk memeriksa mata pengguna untuk mendeteksi jika ada tanda-tanda awal kerusakan.

NASA dan American Astronomical Society menyarankan para penjual eceran untuk hanya menggunakan kacamata yang membawa simbol keselamatan internasional ISO 12312-2. Itu artinya kacamata mereka diproduksi untuk memblokir 100.000 cahaya lebih banyak daripada kacamata hitam biasa.

Pada saat itu, Amazon mengatakan bahwa mereka telah mengecek ulang pemasoknya dengan kehati-hatian yang lebih. Dalam email berikutnya kepada pelanggan yang terkena dampak, Amazon tidak mengidentifikasi merek yang dicurigai namun mengatakan, “Amazon belum mendapat konfirmasi dari pemasok pesanan Anda bahwa mereka mengumpulkan barang tersebut dari produsen yang direkomendasikan. Sebaiknya Anda TIDAK menggunakan produk ini untuk melihat matahari atau gerhana”. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini