Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sepakat! Huawei Gandeng Microsoft Garap Bisnis Cloud Publik

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 06 September 2017 19:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 06 207 1770688 sepakat-huawei-gandeng-microsoft-garap-bisnis-cloud-publik-L2OYZvDUhw.jpg (Foto: IT Pro Portal)

BEIJING – Huawei telah mengungkapkan sebuah kerjasama baru dengan Microsoft. Hal ini diungkap perusahaan untuk memperbaiki dunia cloud bagi publik.

Dalam acara Huawei Connect 2017 di Shanghai, raksasa China itu telah mengonfirmasi bahwa pihaknya akan memperluas kemitraan dengan Microsoft untuk memungkinkan aplikasi enterprise hadir ke Huawei Cloud.

Kesepakatan ini berarti bahwa lebih banyak layanan Microsoft yang akan tersedia untuk bisnis yang menggunakan Huawei Cloud. Selain itu, kemitraan ini juga berarti perusahaan kini akan bekerjasama untuk mengembangkan dan membuat penawaran cloud publik baru.

"Mengikuti filosofi yang berpusat pada pelanggan, Huawei berdedikasi untuk memungkinkan dan mempromosikan pengembangan masyarakat yang cerdas," kata Zheng Yelai, presiden Hu dan Bold Huawei.

"Sebagai penyedia perangkat lunak, layanan, dan solusi Microsoft telah memainkan peran penting di pasar enterprise selama ini. Huawei Cloud berharap dapat bekerjasama dengan Microsoft untuk membangun ekosistem yang terbuka dan saling menguntungkan," terangnya.

Microsoft dan Huawei telah menjadi mitra kolaborasi cloud untuk beberapa waktu yakni Huawei Cloud yang menawarkan layanan termasuk Windows Server dan RDS untuk SQL Server. Kemitraan keduanya kali ini tentu akan semakin meningkatkan layanan yang mereka tawarkan.

"Revolusi industri keempat, didorong oleh inovasi teknologi, menciptakan peluang bagi pelanggan untuk mencapai lebih banyak di hampir semua industri," kata Alain Crozier, CEO Microsoft China.

“Peningkatan kerjasama ini akan mendorong inovasi saat kami membangun platform tanpa batas untuk memberi manfaat bagi pelanggan melalui teknologi terdepan di industri,” ujarnya.

Langkah ini juga menjadi bagian Huawei untuk mengembangkan pertumbuhan bisnisnya. Sebelumnya dikabarkan bahwa perusahaan asal China tersebut berniat untuk merombak jajaran direksi perusahaan. Tak hanya itu, Huawei juga berencana untuk memperluas ekspansi bisnisnya dari Eropa hingga ke Jepang.

Perusahaan yang pada 2016 mengatakan bahwa suatu saat akan melampaui Apple dan Samsung, pangsa pasarnya di AS telah terhambat terkait hubungannya dengan pemerintah China.

Namun Huawei bisa masuk ke pasar melaui kemitraan dengan penyedia layanan lokal, meskipun Chief Executive Officer Huawei, Guo Ping mengatakan bahwa prioritasnya untuk saat ini adalah untuk memperkuat posisi yang ada, yang telah menguat di pasar China dan Afrika hingga Eropa Timur. Demikian seperti dilansir IT Pro Portal, Rabu (6/9/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini