Share

Serangga Miliki Kemampuan Melihat seperti Manusia, Nih Penjelasannya!

Riani Angel Agustine, Jurnalis · Rabu 06 September 2017 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 06 56 1770050 serangga-miliki-kemampuan-melihat-seperti-manusia-nih-penjelasannya-PzBsrbKr3i.jpg (Foto: CC0 Public Domain)

LONDON - Ternyata serangga memiliki penglihatan jauh lebih baik dari yang diperkirakan sebelumnya. Sebuah studi baru dari University of Sheffield telah mengungkapkan bahwa serangga dapat melihat secara jauh lebih detail dan lebih dalam dari pada studi terdahulu.

Dilansir dari Phys.org, Selasa (5/9/2017), para ilmuwan telah lama percaya bahwa serangga tidak dapat melihat benda dengan baik. Hal tersebut dikarenakan mata majemuk yang mereka miliki biasanya terdisi dari ribuan unit mata kecil yang tertutup lensa dan secara bersamaan harus menangkap gambar atau objek.

Sebaliknya, mata manusia hanya memiliki 1 lensa lengkung dan menonjol untuk memfokuskan pandangan pada 1 objek dengan resolusi tinggi. Namun, para peneliti dari University of Sheffield Departement of Biomedical Science dan berkolaborasi dengan Beijing, Cambrige dan Lisbon, peneliti sekarang telah menemukan bahwa mata majemuk serangga juga dapat menghasilkan gambar beresolusi tinggi.

Mereka menemukan hasil yang mengejutkan dan sangat berkaitan dengan bagaimana sel-sel fotoreseptor di dalam mata majemuk serangga bereaksi terhadap gerakan objek. Berbeda dengan mata manusia, ribuan lensa mungil tersebut membuat permukaan yang kompleks, tidak bergerak, atau tidak dapat menampung.

Tetapi para peneliti menemukan bahwa sel fotoreseptor di bawah lensa dapat bergerak dengan cepat dan secara otomatis memfokuskan penglihatan pada benda atau objek. Sensor cahaya mikroskopik tersebut ‘berkedut’ sangat cepat sehingga manusia tidak dapat melihatnya dengan mata telanjang.

Untuk merekam pergerakan tersebut secara utuh, peneliti harus menggunakan mikroskop dengan sistem kamera berkecepatan tinggi. Hebatnya, peneliti juga menemukan bahwa cara mata serangga melihat sebuah benda disesuaikan dengan perilaku visual aslinya.

Dengan menggabungkan gerakan kepala mata normal serangga, sel fotoreseptor mikroskopis yang diinduksi cahaya, seperti lalat, dapat melihat dunia dengan detail dan jauh lebih baik daripada yang diperkirakan. Studi baru tersebut mengubah pemahaman masyarakat tentang serangga dan penglihatan manusia, serta dapat digunakan untuk memperbaiki sensor robot.

"Hasil kami menunjukkan bahwa dengan mengadaptasi cara sel fotoreseptor memberi contoh informasi ringan ke gerakan mata sokular dan fokus pengamatan, evolusi telah mengoptimalkan persepsi visual hewan," ungkap Mikko Juusola, Profesor Sistem Neuroscience di University of Sheffield dan penulis utama studi.

Di sisi lain, gerakan mata yang cepat harus mengaburkan visi karena itulah tetap merupakan teka-teki bagaimana fotoreseptor bekerja dengan gerakan mata untuk melihat dunia dengan jelas. Penelitian yang didanai oleh Biotechnology and Biological Sciences Research Council (BBSRC), menemukan bahwa fotoreseptor melihat objek kecil dan bergerak jauh lebih baik daripada yang diperkirakan oleh optik mata majemuk.

"Dengan menggunakan tes elektrofisiologis, optik dan perilaku dengan pemodelan matematika, kami telah menunjukkan bahwa lalat buah (Drosophila) memiliki penglihatan yang jauh lebih baik daripada yang diyakini ilmuwan selama 100 tahun terakhir," tambah Juusola.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini