Teman di Facebook Sebabkan Gangguan Kesehatan, Kok Bisa?

Afriani Susanti , Jurnalis · Rabu 06 September 2017, 19:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 06 56 1770631 teman-di-facebook-sebabkan-gangguan-kesehatan-kok-bisa-PTA2O8jEKh.jpg Foto: Dok. Medical Daily

CALIFORNIA - Media sosial telah menjadi bagian yang tak bisa terpisahkan dari kehidupan manusia saat ini. Dengan media sosial pula, Anda bisa terhubung dengan mudah pada teman-teman dan kolega Anda. Bahkan dengan menggunakan media sosial ini, Anda bisa terhubung dengan mereka 24 jam non-stop.

Baca juga: Hati-hati, Akses Facebook Berlebih Akibatkan Gangguan Mental

Melalui media sosial, Anda bisa berbagi cerita, foto, video serta kesenangan bersama. Sebuah temuan baru dipublikasikan dalam Computer in Human Behaviour, di mana dalam temuan tersebut menjelaskan jika memiliki teman lebih banyak di Facebook akan mengalami berbagai gangguan kesehatan, terutama pada infeksi saluran pernapasan. Demikian seperti dinukil dari laman Medical Daily.

Peneliti di Regis University menjelaskan hubungan yang terjadi antara pengguna Facebook, rasa stres, serta kesehatan, di mana pengguna sosial media sebenarnya tidak terhubung dengan kesehatan yang buruk, maupun faktor dari jumlah waktu yang digunakan untuk bermain Facebook sebagai penyebabnya. Bagaiman pun juga, jumlah teman yang ada di Facebook turut serta menjadi dampak menjadi cemas jika teman-teman di Facebook juga mengalami hal serupa.

Baca juga: Media Sosial dan Dampaknya pada Masyarakat

“Pengguna yang menunjukkan rasa cemas mereka di Facebook, kemungkinan juga akan bertambah karena teman-teman yang lainnya juga akan merasakan hal yang sama,” ungkapnya.

Apalagi jika pengguna Facebook merasa cemas, dan lebih banyak menghabiskan waktu hanya untuk bermain-main Facebook saja. Hal ini akan semakin meningkat, jika komentar-komentar yang pengguna berikan bahkan tidak mendapatkan respon dari teman-teman mereka.

Temuan sebelumnya menjelaskan bahwa semakin banyak ditemukan orang merasa cemas di Facebook. Bahkan membuat mereka semakin merasa tidak memadai dan mengalami rasa khawatir dan stres yang tinggi. Peneliti pun percaya bahwa ini dikarenakan jika media sosial memberikan sebuah konten update yang banyak memotivasi orang untuk selalu mengecek status mereka di Facebook. Sehingga banyak yang rajin untuk mengecek Facebook menggunakan smartphone mereka.

Baca juga: Giliran Twitter Ikut Alami Gangguan

 

Sementara itu, Study Author di Regis University, Jay P Campisi menambahkan jika penggunaan media sosial bukan hal yang tepat baik untuk emosi, mental maupun fisik.

“Jika Anda sedang mencari perasaan sendiri atau merasa lebih bahagia atau bahkan merasa lebih sehat, mungkin memilih bermain smartphone atau komputer bukanlah cara yang tepat,” tambahnya. (afr)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini