Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Yuk! Kenali Sir John Cornforth, Sosok Google Doodle Hari Ini

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 07 September 2017 08:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 07 207 1770947 yuk-kenali-sir-john-cornforth-sosok-google-doodle-hari-ini-WlfZYC82PZ.jpg (Foto: Google)

JAKARTA – Ada sosok lain dari tampilan Google Doodle hari ini, Kamis (7/9/2017). Jika Anda membuka laman pencarian Google, Anda akan disajikan dengan tampilan sesosok pria yang mengenakan jas serta kacamata disertai beragam benda dan simbol yang terkait dengan dunia kimia.

Pria tersebut merupakan Sir John Warcup Cornforth, yang pada 2017 ini memiliki usia 100 tahun. Peringatan ulang tahunnya yang ke 100 itulah yang menginspirasi Google untuk menghormatinya.

Sir Cornforth adalah seorang ahli kimia pemenang penghargaan Nobel yang lahir di Sydney pada 7 September 1917. Ia dikenal karena karyanya di bidang stereokimia – studi tentang bagaimana susunan atom mempengaruhi sifat senyawa kimia.

Sir Cornforth menghabiskan masa kecilnya di Australia dimana ia tertarik menggeluti bidang kimia sejak usia dini. Ia mulai bereksperimen di ruang cuci di rumahnya.

Sejak remaja ia mulai bermasalah dengan pendengaran. Pada usia ke 16, ketika Sir Cornforth mulai belajar di University of Sydney, dia benar-benar tak mampu mendengar. Karena hal tersebut, ia memfokuskan diri pada laboratorium kimia organik.

Di kampus ini lah ia bertemu dengan Rita Harradence, rekan mahasiswanya yang kemudian menjadi pasangan hidup Sir Cornforth.

Pada 1937 ia lulus dengan baik sebelum akhirnya ia pindah ke Inggris bersama Rita dimana keduanya mendapatkan beasiswa pascasarjana. Sir Cornforth dan kekasihnya itu melanjutkan studi di University of Oxford dan bekerja sebagai profesor di Universitas Warwick, Suffolk dan California di Los Angeles.

Pasangan ini menikah pada tahun 1941 dan kemudian menulis lebih dari 40 makalah ilmiah bersama-sama. Mereka memiliki seorang putra dan dua putri bersama.

Pada 1975 Sir Cornforth mendapat penghargaan Nobel untuk Kimia atas penelitiannya tentang stereokimia reaksi yang dikatalisis enzim. Beberapa penghargaan terus ia raih hingga memenangkan Medali Davey pada 1968.

Setelah memenangkan Hadiah Nobel untuk Kimia, Sir Cornforth mengatakan "Subjek ini sulit untuk dijelaskan kepada orang awam."

Dilansir Telegraph, Kamis (7/9/2017), Sir Cornforth meninggal pada tahun 2014 dengan usia 96 tahun. Namun karya-karyanya yang mengamati enzim yang menyebabkan perubahan pada senyawa organik membantunya menggambarkan biosintesis kolesterol mengantarkannya pada berbagai penghargaan.

Sir Cornforth juga secara signifikan mempengaruhi pemahaman penisilin, termasuk cara memurnikan dan mengkonsentrasikannya. Ia melanjutkan penelitiannya di University of Sussex hingga menutup usianya tiga tahun lalu. (lnm).

(kem)

Berita Terkait

Google Doodle

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini