Siri Selamatkan Remaja Ini dari Badai Harvey, Kok Bisa?

Dini Listiyani, Jurnalis · Kamis 07 September 2017 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 07 207 1771047 siri-selamatkan-remaja-ini-dari-badai-harvey-kok-bisa-EVtmS1FFT8.jpg (Foto: GoFundMe)

TEXAS - Asisten virtual Siri milik Apple kembali menyelamatkan nyawa manusia. Kini, ia berhasil menyelamatkan seorang remaja Texas yang menjadi korban Badai Harvey.

Tyler Frank, yang menderita kelainan genetika anemia sel sabit (kondisi tidak adanya sel darah merah yang sehat) sangat disakiti ketika badai menyapu Houston.

Ia mencoba memanggil 911, tapi tak terjawab dan bahkan usahanya untuk menghubungi orang di Instagram juga gagal. Kemudian, ia akhirnya memilih untuk beralih ke Siri demi mendapatkan bantuan.

"Aku seperti, 'Siri cukup pinta! Biarkan saya bertanya padanya!" kata Tyler seperti dikutip dari Daily Star, Kamis (7/9/2017).

"Siri, call the Coast Guard," katanya kepada asisten besutan Apple karena sel darah merahnya menyumbat pembuluh darahnya, sehingga mencegah oksigen mencapai bagaian tubuhnya.

Menurut National Institutes of Health, rasa sakit pada keadaan darurat sel sabit bisa lebih buruk dibandingkan yang dialami saat persalinan. Dr.Titilope Fasipe, ahli hematologinya di Rumah Sakit Anak Texas mengatakan, Tyler menderita trauma dan terpapar flu, keduanya diketahui memicu krisis medis.

Selama banjir 27 Agustus, saudara laki-laki tertua Tyler, Joseph membawanya di punggunya, sementara saudara laki-laki lainnya, Brayland membawa saudara laki-laki mereka yang paling muda.

Dia memberikan lokasinya ke Coast Guard dan mengatakan bahwa ia takut akan hidupnya. Orang di sana mengatakan kepada Tyler bahwa ia seorang pemberani.

"Saya seperti, 'Saya seorang gadis!' Dan ia seperti, 'Oh, Anda gadis pemberani'. Dan saya seperti, 'Terima kasih!" tambahnya.

Ketika sebuah helikopter Coast Guard akhirnya tiba, ibu Tyler, Tameko Frank, merekam adegan tersebut dan memasang video di Facebook. Dia mengatakan kepada seorang anggota kru bahwa putrinya mengalami demam 103 derajat dan perlu dievakuasi.

Tapi, si penyelamat memberitahu bahwa mereka hanya membawa orangtua. "Dia berdiri tepat di depannya. Dan, ia berbalik dan naik helikopter dan pergi," kata Frank.

Tyler mengatakan bahwa dia merasa ditinggalkan."Mengapa mereka pergi saat kita benar-benar membutuhkan mereka? Itu membuatku menangis," katanya.

Coast Guard mengatakan kepada CNN dalam sebuah pernyataan bahwa responden pertama dihadapkan pada permintaan bantuan yang luar biasa karena Badai Harvey.

"Petugas penyelamat di tempat membuat penentuan berdasarkan faktor emergent (yaitu, situasi yang mengancam jiwa) dan kondisi yang dihadapi di tempat kejadian," ujarnya.

Meski begitu, gadis berusia 14 tahun ini tetap bertahan, sambil memanggil Coast Guard lagi, dan berhasil diselamatkan oleh helikopter lain keesokan harinya. Setelah dilihat oleh dokter di Pasadena, Texas, ia dikirim ke rumah sakit Memorial Hermann di Houston dan kemudian ke Rumah Sakit Anak Texas.

(din)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini