600 Pegawai Nokia Terancam Hilang Pekerjaan, Ada Apa?

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Kamis 07 September 2017 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 07 207 1771511 600-pegawai-nokia-terancam-hilang-pekerjaan-ada-apa-bqb6PohO51.jpg (Foto: News360)

JAKARTA - Sebagai bagian dalam menghemat biaya dan mengubah fokus bisnis, Nokia akan memangkas pegawai sebanyak 10% atau sekira 600 orang di Prancis.

Persisnya, perusahaan asli Finlandia itu rencananya akan merumahkan sebanyak 597 karyawan demi mengurangi dampak kerugian yang lebih parah.

Seperti dikutip dari Antara, Kamis (7/9/2017), Nokia menargetkan penghematan dana sebesar 1,2 miliar euro atau sekira Rp19,1 triliun sebelum akhir 2018. Tahun lalu, mereka diketahui mengalami merugian sebesar 766 juta euro atau sekira Rp12,1 triliun.

Meski demikian langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh Nokia mendapatkan protes dari serikat pekerja setempat yang mengatakan bahwa hal itu tak dapat diterima.

Di Prancis, Nokia sempat melakukan akuisisi pada perusahaan peralatan telekomunikasi Prancis-Amerika, Alcatel-Lucent, pada 2015. Dalam kesepakatan diharapkan bahwa mereka bisa melakukan penghematan biaya.

PHK di Prancis akan berdampak pada layanan administrasi dan dukungan. Meski demikian hal itu tak akan memengaruhi bagian penelitian dan pengembangan untuk fokus pada jaringan 5G, peralatan keamanan siber dan internet.

Sebelumnya Nokia juga sempat merumahkan 170 orang karyawannya di Finlandia pada Juni 2017 dan 960 orang karyawan pada 2016. Pada akhir 2017, Nokia juga akan merumahkan 1.400 karyawannya di Jerman.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini