Youtube Tutup Akses ke Korea Utara, Kenapa?

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Sabtu 09 September 2017, 12:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 09 207 1772548 youtube-tutup-akses-ke-korea-utara-kenapa-66WpAFD3wy.jpg Ilustrasi Foto : AFP

JAKARTA – Youtube telah mengambil tindakan keras kepada Korea Utara dengan menutup dua saluran propaganda yang digunakan oleh para peneliti untuk memantau, dan menilai program rudal pada rezim tersebut.

Sebagaimana dilaporkan The Guardian, Sabtu (9/9/2017), saluran Youtube nomor satu di Korea Utara yang dijuluki Stimmekoreas, memiliki lebih dari 20.000 pelanggan. Begitupun dengan Uriminzokkiri yang memiliki pelanggan lebih sedikit hanya 18.000. Sering kali mereka mem-posting video klip berita TV negara tersebut dan rekaman lainnya, yang menarik jutaan penayangan.

Pada Jumat, 8 September kemarin, saluran tersebut dihentikan karena melanggar pedoman Youtube.

Baca Yuk: 3 Cara Mudah Unduh Video di Youtube

Diketahui, pakar kontrol senjata Jeffrey Lewis menggunakan saluran ini untuk menganalisis video peluncuran rudal dan tur pabrik. Lewis bermaksud untuk lebih memahami kemampuan nuklir rezim tersebut. Dia juga mendesak Youtube untuk mencabut keputusannya demi kepentingan keamanan nasional.

"Korea Utara adalah negara dengan senjata termonuklir yang duduk di ICBM [rudal balistik antar benua] yang bisa mencapai Amerika Serikat. Sangat penting untuk memahaminya meski kita tidak menyukainya. Itu dimulai dengan menganalisa propaganda mereka. Meskipun tendensius, Anda bisa belajar banyak tentang sebuah negara dari kebohongan yang mereka ceritakan," ucap Lewis.

Uriminzokkiri memang terkait langsung dengan sayap propaganda Korea Utara, dan mengirimkan konten yang tampaknya menargetkan warga Korea Utara yang tinggal di luar negeri.

Baca Yuk: Luar Biasa! Ini Jadinya saat Gerhana Matahari 2017 Dilihat dari Ruang Angkasa

Akademisi menggunakan rekaman resmi peluncuran rudal untuk menilai seberapa kuat mereka didasarkan pada seberapa cepat mereka mempercepat laju rudal tersebut. Mereka juga bisa belajar tentang senjata dari mesin dan bagian yang terlihat dalam video tur pabrik oleh pemimpin tertinggi Kim Jong-un.

"Ketika dia mengunjungi pabrik di antah berantah dan menatap peralatan mesin, ini memberi wawasan penting tentang kemajuan yang mereka buat," ujar Lewis..

Sebagai informasi, video resolusi tinggi dari saluran Stimmekoreas sangat berguna untuk jenis analisis ini.

Di luar program rudal, para periset juga dapat belajar tentang orang-orang yang duduk di dekat Kim Jong-un dan yang semakin penting dalam lingkup politik DPRK yang terkenal itu.

"Korea Utara menggunakan YouTube sebagai jaringan distribusi utama untuk propaganda mereka. Seringkali Anda tidak tahu ada sesuatu yang penting sampai nanti, sehingga memiliki semua informasi dan informasi yang tersedia sangat berharga,” terang Lewis.

Ternyata, hal ini bukan pertama kali dilakukan Youtube terhadap saluran propaganda milik Korea Utara. Sebelumnya, pada November 2016, platform tersebut menutup KoreaCentralTV1. Beberapa saluran lainnya termasuk Chosun TV, NK Propaganda dan KCTV Stream juga ikut ditutup.

Baca Yuk: Tips Cegah Lupa Password Smartphone Ini Bisa Bikin Ngakak

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini