Duh! Diklaim Lakukan Kecurangan, FBI Selidiki Uber

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Sabtu 09 September 2017, 16:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 09 207 1772635 duh-diklaim-lakukan-kecurangan-fbi-selidiki-uber-U8EHhX2NsL.jpg Ilustrasi Foto : AFP

SAN FRANCISCO – Biro Investigasi Federal atau FBI kini sedang menyelidiki apakah layanan ride-sharing Uber Technologies Inc telah menggunakan perangkat lunak secara ilegal untuk mengganggu para pesaingnya, menurut laporan Wall Street Journal (WSJ) pada Jumat 8 September.

Investigasi tersebut dilakukan pada program Uber, yang dikenal sebagai ‘Hell’. Program itu bisa melacak pengemudi yang bekerja untuk layanan pesaingnya yakni Lyft Inc, ungkap WSJ yang mengutip orang-orang terdekat dalam penyelidikan itu.

Baca Yuk: Facebook Rancang Fitur Mirip Tinder, Seperti Apa?

Menurut laporan WSJ yang dikutip dari Reuters, Sabtu (9/9/2017), di bawah program yang sudah tak dilanjutkan sejak tahun lalu itu, Uber membuat akun palsu pelanggan Lyft untuk mencari driver, memungkinkannya melacak pengemudi Lyft terdekat beserta tarif mereka.

Hell program juga memungkinkan Uber memperoleh data para pengemudi yang bekerja pada kedua layanan tersebut dan membujuk pengemdui untuk meninggalkan Lyft dengan iming-iming memberikan insentif tunai.

Baca Yuk: Hebat! Pria Ini Modifikasi iPhone dan Ciptakan Jack Headphone Sendiri

Para penyelidik juga mempertanyakan, apakah program itu meliputi akses komputer secara tidak sah menurut laporan surat kabar itu. Sayangnya, Uber tak menanggapi hal tersebut.

WSJ mengungkapkan, penyelidikan itu ditangani oleh FBI New York dan kantor kejaksaan Manhattan, Amerika Serikat.

Tahun ini, menjadi yang terburuk bagi Uber. Sebab berbagai masalah legal datang bergantian, dan investigasi ini berlangsung beberapa hari setelah perusahaan mengumumkan CEO baru mereka, mantan bos Expedia Inc, Dara Khosrowshahi

Baca Yuk: Duh! Peneliti Prediksi Dua Bulan Milik Uranus Berpotensi Tabrakan

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini