Ambisius! Rebut Pasar Alibaba, Amazon Siap Rekrut Ratusan Karyawan China

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 12 September 2017, 21:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 12 207 1774548 ambisius-rebut-pasar-alibaba-amazon-siap-rekrut-ratusan-karyawan-china-9a3GwPSzRl.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA – Amazon mempekerjakan ratusan orang di China untuk mengisi pekerjaan di perusahaanya mulai dari posisi insinyur software hingga desainer Alexa. Hal ini memposisikan perusahaan untuk menutup beberapa pangsa pasar yang hilang dari Alibaba Group di zona belanja online terbesar di dunia.

Raksasa ritel online mencantumkan hampir 400 bukaan lowongan pekerjaan yang berbasis di China melalui situs web karirnya. Amazon juga mencantumkan lebih dari 900 lowongan melalui LinkedIn.

Lowongan tersebut termasuk senior eksekutif untuk mengelola dan menyunting konten, pemimpin untuk memperluas program ekspansi Amazon. Selain itu, Amazon juga merekrut seorang hardware antara lain untuk merancang asisten digital Alexa yang mampu bekerja dengan produk pihak ketiga, meski speaker Echo tak tersedia di China.

Meski perusahaan yang berbasis di Seattle ini masih menjual barang dari luar negeri ke konsumen China dan memiliki pelanggan komputasi cloud lokal, Amazon telah terdegradasi ke pemain kecil di pasar e-commerce domestik yang didominasi oleh Alibaba dan JD.Com.

Namun seperti perusahaan AS misalnya Google dan lainnya, Amazon tak menyerah pada negara dengan penduduk paling banyak di dunia meski ada pemain domestik yang kuat serta pembatasan pemerintah terhadap bisnis asing.

Jangkauan Facebook terhenti di perbatasan karena Tencent dan WeChat mengelompokkan jejaring sosial. Sementara itu Baidu berada di posisi teratas untuk mesin pencarian karena Google tidak hadir di negara tirai bambu.

Perusahaan yang dipimpin Jeff Bezos ingin dilihat sebagai jaringan distribusi global, bukan hanya menjangkau pelanggan AS. Amazon mendorong lebih dari dua juta merchant yang mayoritas menjual produk di AS sebagai sarana untuk mencapai pasar internasional.

Menurut catatan ICBC yang mengutip iResearch pangsa pasar Amazon di China dilaporkan terus menyusut seiring persaingan yang ketat. Penjualannya hanya mewakili 1,1% dari nilai barang dagangan kotor online China pada tahun 2015. Pada 2016 angka tersebut turun menjadi 0,8%.

Tidak jelas apakah perburuan bakat dari karyawan baru di China saat ini dipercepat secara signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Amazon sendiri tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar. Demikian seperti dilansir Bloomberg, Selasa (12/9/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini