Western Digital Gelontorkan Rp241 Triliun Demi Bisnis Chip Toshiba, Benarkah?

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 12 September 2017, 22:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 12 207 1774581 western-digital-gelontorkan-rp241-triliun-demi-bisnis-chip-toshiba-benarkah-8Lsz7Bs061.jpg (Foto: Reuters)

TOKYO – Toshiba masih dalam diskusi dengan berbagai pihak terkait bisnis chip memori senilai USD18 miliar. Pembahasan bisnisnya tersebut tercatat hanya satu hari sebelum batas akhir yang dijadwalkan perusahaan sendiri. Hal ini disampaikan oleh sumber yang mengetahui masalah tersebut dan dikutip Reuters.

Sebelumnya media Nikkan Kogyo tanpa menyebutkan sumber melaporkan Toshiba telah setuju untuk menjual bisnis tersebut ke sebuah konsorsium yang dipimpin oleh mitra pembuatan chip Amerika Serikat (AS) yakni Western Digital sekira 2 triliun yen atau USD18,3 miliar, setara dengan Rp241 triliun.

Media itu mengatakan Toshiba akan mengumumkan kesepakatan tersebut pada Rabu, 13 September dan menandatanganinya pada sebuah pertemuan dewan, 20 September mendatang.

Sebagaimana diketahui, Toshiba amat ingin menjual unit bisnis chip-nya untuk menutupi kerugian yang mencapai miliaran dolar akibat unit nuklirnya di AS. Menurut sumber yang dikutip Reuters, dewan perusahaan menginginkan penjualan yang diliputi dengan legalitas hukum serta penawaran yang direvisi dan akan diputuskan pada 13 September.

Juru bicara Toshiba sendiri mengatakan tidak ada keputusan yang dibuat saat ini. Ia juga menyatakan perusahaannya tak akan memberikan komentar terkait rincian proses penawaran bisnis chip yang hendak dijualnya.

Disisi lain, Innovation Network yang merupakan bagian dari konsorsium Western Digital, mengadakan pertemuan komite investasi pada hari ini tanpa membuat keputusan apapun.

Yoshimitsu Kobayashi, direktur eksternal Toshiba, mengatakan pada sebuah konferensi pers Selasa ini di kelompok eksekutif perusahaan Keizai Doyukai, bahwa meskipun tenggat waktu merupakan hal penting, satu hal lain yang juga penting adalah negosiasi menuju ke arah yang baik.

Meski konsorsium yang didukung Western Digital juga termasuk KKR & Co LP, Toshiba mengatakan tengah mempertimbangkan tawaran yang dipimpin oleh Bain Capital LP dan SK Hynix Inc serta tawaran dari Foxconn.

Beberapa media juga melaporkan bahwa konsorsium yang didukung Bain Capital telah menaikkan tawarannya menjadi USD22,3 miliar. Apple juga mempertimbangkan kesempatan ini, mendukung tiga penawaran yang bersaing dan bahkan mengatakan akan berhenti membeli produk Western Digital untuk iPhone-nya jika kesepakatan berhasil berjalan. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (12/9/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini