Mantap! Google Tawarkan Servis Gratis Ponsel untuk Korban Badai Harvey

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa 12 September 2017, 13:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 12 57 1774178 mantap-google-tawarkan-servis-gratis-ponsel-untuk-korban-badai-harvey-zrn89RMfpi.jpg (Foto: Google)

JAKARTA - Badai Harvey yang disebut badai "belum pernah terjadi sebelumnya," menggugah perusahaan-perusahaan untuk menawarkan bantuan dengan berbagai cara.

Kini, dilansir dari laman The Verge, Google dan perusahaan perbaikan ponsel uBreakiFix juga dilaporkan telah bergabung untuk membantu para korban bencana alam tersebut.

Dua perusahaan tersebut menawarkan perbaikan gratis untuk semua Pixel di tujuh lokasi uBreakiFix di Houston hingga 30 September.

Postingan blog uBreakFix tidak menjelaskan secara detil apakah kerusakan air ditanggung, tetapi kemungkinan hal itu juga ditanggung. Perangkat unggulan Google tersebut tidak begitu terlindung dari air seperti smartphone papan atas lainnya yang ada di pasaran.

Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan, sekira puluhan ribu orang memadati tempat penampungan sementara yang berada di seluruh Texas menyusul hantaman Badai Harvey. Badai yang memicu banjir membuat banyak orang terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka ke tempat yang aman.

Banjir dalam beberapa waktu belakangan semakin parah mengingat curah hujan yang tinggi dan bahkan menyebabkan sebuah bendungan jebol. Jebolnya bendungan tersebut telah menyebabkan jalan-jalan di kota terendam air dan memutus akses transportasi termasuk jalan yang digunakan untuk jalur evakuasi.

Berdasarkan keterangan Manajemen Darurat Federal (FEMA) jumlah warga yang mengungsi totalnya mencapai lebih dari 30 ribu orang.

Bencana yang menerpa Texas telah mematikan sebagian kehidupan ekonomi negara tersebut. Sebagian besar toko kelontong, restoran dan stasiun pengisian bahan bakar yang menjadi kebutuhan masyarakat sebagian besar terpaksa tutup.

Nyamuk Berkembang Biak Akibat Badai Harvey

Dailymail melaporkan, badai Harvey kabarnya menyebabkan ledakan populasi nyamuk di Texas. Air yang tidak mengalir menyediakan tempat berkembang biak bagi jutaan nyamuk Texas dan memberikan ancaman penyakit baru bagi manusia. Banjir akibat badai menenggelamkan berbagai kolam pembiakan, namun populasi nyamuk diperkirakan akan bertambah puluhan kali lipat jumlahnya.

Tyler Bennett dan rekan kerjanya merekam ribuan nyamuk yang hinggap di tubuh mereka menggunakan smartphone di Refugio, Texas. Refugio berisikan sekira 3 ribu penduduk dan berjarak sekira 165 mil dari Houston.

Tidak ada orang di kota tersebut akibat badai Harvey dan membuat banyak orang kehilangan rumah akibat terendam banjir serta aliran listrik yang terputus. Penduduk di kota tersebut mengatakan bahwa mereka bisa mendengar nyamuk berterbangan dan dapat merekamnya.

“Populasi nyamuk biasanya meningkat pesat setelah banjir, tapi ini benar-benar mengerikan,” ungkap Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Nyamuk merupakan hewan paling mematikan di dunia dan bertanggungjawab atas kematian setidaknya 1 juta orang per tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini