Badai Matahari Tertangkap Kamera Ponsel, Kok Bisa?

Badai Matahari Tertangkap Kamera Ponsel, Kok Bisa?

(Foto: ESA)

JAKARTA - Sekelompok astronom di ESA ESTEC sedang menguji beberapa peralatan pengamatan matahari pada 6 September 2017. Mereka menangkap suar surya, yang ternyata merupakan salah satu yang paling kuat dalam dekader terakhir.

Dilansir Nineplanets, Rabu (13/9/2017), gambar yang ditunjukkan di sini diambil dengan iPhone melalui filter gangguan khusus H-alpha (berpusat pada panjang gelombang emisi hidrogen) yang dipasang pada teleskop surya khusus pada pukul 13:09:26 GMT.

Sebuah suar X9.3 diamati oleh teleskop luar angkasa saat meluncur dari Matahari pada pukul 12:02 GMT, yang berarti bahwa gambar ini diambil saat suar berada dalam fase peluruhan bertahap.

Suar terlihat sebagai fitur berawan putih dengan beberapa pita ke kanan bawah. Ini tampak sebagai fitur yang lebih ringan terhadap rata-rata latar belakang matahari karena pelepasan energi pasca-suar yang terlihat dalam emisi hidrogen dari loop magnetik yang saling berhubungan.

Pada Agustus 2017 dilaporkan, NASA (National Aeronautics and Space Administration) telah membagikan sebuah timelapse yang luar biasa, yang mencatat kehidupan bintik matahari (sunspot) yang berotasi atau berputar pada Juli.

Timelapse tersebut menunjukkan daerah aktif AR2665 seluas 75.000 mile-wide, area medan magnet yang kuat dan kompleks.

Area medan magnet tersebut menghasilkan beberapa suar surya, pelepasan massa koronal, dan partikel aktif Matahari. Pada 5 Juli, NASA Solar Dynamis Observatory melihat sebuah wilayah aktif berputar yang terlihat di Matahari.

Satelit terus melacak wilayah tersebut yang melintasi Matahari dan tidak terlihat lagi pada 17 Juli. Sunspot adalah kejadian umum di Matahari, meskipun aktivitasnya berkurang saat ini.

Hal tersebut terjadi karena Matahari bergerak menuju periode aktivitas Matahari yang lebih rendah, yang disebut Solar Minimum.

Bintik Matahari (sunspot) terlihat lebih gelap, daerah yang lebih dingin di permukaan Matahari disebabkan oleh interaksi dengan medan magnet Matahari. Mereka cenderung muncul di daerah aktivitas magnet yang kuat, dan ketika energi itu lepas, suar surya dan badai besar meletus dari bintik Matahari (sunspot).

Badai semacam itu bisa menciptakan aurora yang menakjubkan di seluruh dunia, sekaligus bisa menimbulkan kekacauan yang besar. Kekacauan yang terjadi berhubungan dengan jaringan listrik yang dapat mengakibatkan pamadaman listrik di beberapa daerah.

(ahl)

Baca Juga

Yuk! Kenali Osilasi Madden Julian si Pembawa Hujan

Yuk! Kenali Osilasi Madden Julian si Pembawa Hujan