Edward Snowden Khawatir soal Teknologi Face ID iPhone, Kenapa?

Edward Snowden Khawatir soal Teknologi Face ID iPhone, Kenapa?

(Foto: Apple)

JAKARTA- Apple mengenalkan metode biometrik baru di salah satu iPhone barunya untuk membuka smartphone yakni dengan pengenalan wajah. Namun, keamanan privasi teknologi tersebut dipertanyakan.

Teknologi itu diperkenalkan bersama dengan iPhone X. Teknologi itu memanfaatkan sistem kamera depan untuk memindai dan mendaftarkan struktur wajah Anda untuk digunakan sebagai password, sehingga pengguna tak perlu lagi memasukkan password untuk membuka smartphone.

Menggunakan pengenal wajah untuk membua kunci perangkat bukanlah konsep baru, dan usaha sebelumnya telah menunjukkan teknologi bisa dengan mudah ditipu.

Keamanan perangkat, mungkin tampaknya bukan perhatian utama mantan kontraktor NSA Edward Snowden. Ia lebih mengkhawatirkan soal privasi, topik yang dia ajukan sejak melarikan diri dari AS pada 2013, setelah membocorkan dokumen rahasia tentang alat pengawasan rahasia agensi.

Seperti kebanyakan di komunitas teknologi, Snowden mengalihkan perhatiannya ke Face ID Apple, men-tweet review positif tentang keamanan biometrik secara umum.

Meski begitu, ia mencatat bahwa normalisasi pemindai wajah bisa membuatnya matang untuk penyalahgunaan. Snowden, menurut Cnet, Kamis (14/9/2017), tak segera menanggapi komentar lebih lanjut.

 

Pengenalan wajah yang digunakan sebagai bagian dari upaya pengawasan pemerintah telah lama menjadi perhatian pendukung privasi. Meskipun teknologinya bisa digunakan untuk mengidentifikasi tersangka teroris, American Civil Liberties Union khawatir bahwa sistem yang digunakan untuk tujuan pengawasan bisa menjadi semakin invasif seiring berjalannya waktu.

"Setelah terinstal, sistem surveilans semacam ini jarang terbatas pada tujuan awalnya," tulis ACLU dalam Q&A mengenai masalah itu.

"Cara baru menggunakannya sebagai perluasan kekuatan mereka yang tak tertahankan, dan privasi warga mengalami pukulan lain. Pada akhirnya, ancamannya adalah bahwa pengawasan yang luas akan mengubah karakter, perasaan, dan kualitas dari kehidupan Amerika," lanjutnya.

Face ID Apple menyusul penggunaan fitur serupa dari Samsung di Galaxy Note 7. Selain itu, Microsoft juga menggunakan pengenalan wajah sebagai kata sandi pada perangkat Windows 10.

(din)

Baca Juga

Wah! CEO Xiaomi Bertandang ke Indonesia, Mau Apa?

Wah! CEO Xiaomi Bertandang ke Indonesia, Mau Apa?