Apple Minta Bantuan Psikolog untuk Tingkatkan Siri, Kok Bisa?

Apple Minta Bantuan Psikolog untuk Tingkatkan Siri, Kok Bisa?

(Foto: Business Insider)

JAKARTA - Apple sedang mencari seorang teknisi yang memiliki latarbelakang di bidang psikologi atau konseling. Hal itu dilakukan guna meningkatkan kemampuan asisten digital miliknya, yakni Siri.

Kabar ini sendiri terungkap melalui daftar pekerjaan yang diunggah oleh Christina Farr dari CNBC melalui akun Twitter pribadinya.

Dari informasi itu, Apple kabarnya ingin mencari tahu bagaimana orang-orang menggunakan Siri dan bagaimana mereka bisa meningkatkan kemampuannya. Meski demikian untuk mendaftar menjadi pegawai Apple, ada syarat yang harus dipenuhi.

Sebagaimana dikutip dari Business Insider, Sabtu (16/9/2017), calon pelamar harus memiliki ijazah di bidang sains komputer atau berpengalaman dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) berupa pemrosesasn bahasa natural atau mesin pembelajar.

"Kami mencari orang-orang yang memiliki ketertarikan tentang kekuatan data dan memiliki kemampuan untuk mentransformasikan data untuk sumber kecerdasan yang akan membantu Siri ke level berikutnya," tulis Apple.

"Seseorang dengan kombinasi kuat dalam kemampuan pemrograman dan dapat bekerja secara tim untuk berkolaborasi dengan teknisi di beberapa area teknis Anda akan tumbuh di lingkungan yang serba cepat dengan prioritas yang berubah dengan cepat," lanjutnya.

Apple memang sedang berkompetisi dengan pembuat asisten digital lainnya. Google, Amazon, Facebook dan Microsoft merupakan kompetitor Apple yang kini telah mengembangkan kecerdasan buatan.

Selain itu Apple juga bersaing dalam produk speaker pintar, HomePod, dengan produsen lainnya seperti Amazon Echo, Google Home, dan juga Samsung yang segera menyusul.

(kem)

Baca Juga

Wah! CEO Xiaomi Bertandang ke Indonesia, Mau Apa?

Wah! CEO Xiaomi Bertandang ke Indonesia, Mau Apa?