Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terungkap! Exoplanet WASP-12b Super Panas dan Gelap Gulita

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 20 September 2017 05:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 19 56 1779161 terungkap-exoplanet-wasp-12b-super-panas-dan-gelap-gulita-QSGAwzR8eR.jpg (Foto: NASA)

JAKARTA – Para astronom yang menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble telah menemukan fakta baru dari exoplanet WASP-12b. Planet itu mengorbit bintang yang jauh, yakni 1.400 tahun cahaya yang hampir tak memantulkan cahaya atau gelap gulita.

Exoplanet ini mengorbit bintang yang mirip dengan matahari. Dalam mengukur albedo (ukuran pantulan cahaya dari sebuah planet) atau reflektifitasnya, para astronom menemukan nilainya hanya 0,064 atau gelapnya seperti aspal yang membuat peneliti terkejut. Sebagai perbadingan, bulan memiliki albedo 0,12 dan Bumi 0,30.

“Ini jelas bukan sesuatu yang kami pikirkan pada awalnya,” kata Taylor Bell, seorang mahasiswi master astronomi di McGill, dan rekan penulis makalah kepada CBC News.

Planet ini dua ukurannya lebih besar ketimbang Jupiter, namun mengorbit pada bintang induknya dengan jarak hanya 32 juta kilometer. Begitu dekatnya, para astronom percaya bahwa gravitasi bintang telah membentang di planet ini menjadi bentuk telur dengan beberapa atmosfer luarnya mengalir ke bintang.

Planet ini juga terkunci dengan bintangnya, sama seperti bulan dengan Bumi, yang artinya satu sisi dari planet WASP-12b selalu menghadap matahari. Sisi dari planet ini bisa mencapai panas sekira 2.600 celsius, sementara di malam hari diyakini lebih sejuk dengan suhu sekira 1.000 celsius.

Planet lain juga telah ditemukan memiliki albedo yang sangat rendah, namun biasanya lebih dingin dari WASP-12b.

Dalam kasus ini, para astronom percaya bahwa benda-benda seperti awan dan alkali metal kemungkinan menjadi penyerap cahaya. Namun WASP-12b terlalu panas dan dekat dengan bintang untuk membentuk awan atau alkali metal.

Sebaliknya, yang diyakini para astronom adalah molekul hidrogen yang mengandung dua atom, terpecah pada siang planet yang terik dan bergabung kembali waktu malam. Atom hidrogen sendiri menyerap energi, dalam hal ini energi yang berasal dari bintang terdekat.

Bell mengatakan bahwa temuan tersebut yang diterbitkan dalam The Astrophysical Journal Letters, dapat membantu para astronom memahami keragaman Jupiter panas ini.

"Ini mungkin merupakan kelompok pertama yang terkonfirmasi dari kelas baru para hot Jupiter, mungkin seperti Jupiter yang sangat panas," katanya.

Temuan baru ini juga dapat membantu para astronom memahami mekanisme yang ada di atmosfer planet WASP-12b dengan lebih baik. Demikian seperti dilansir CBC News, Rabu (20/9/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini