Unik! Drone di AS Bisa Bantu Klaim Asuransi Rumah Lho

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Minggu 24 September 2017, 16:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 24 207 1782007 unik-drone-di-as-bisa-bantu-klaim-asuransi-rumah-lho-8W77DgGS7u.jpg Foto : AFP

TEXAS – Belakangan ini, teknologi persawat tak berawak (drone) komersial sudah cukup maju. Beberapa perusahaan asuransi pun juga tampak memanfaatkan teknologi tersebut, guna melihat sekilas kehancuran akibat Badai Irma dan Harvey yang belum lama terjadi di sebagian besar wilayah Texas.

"Saya pikir kita bisa mengatakan ada sejumlah perusahaan asuransi yang belum pernah menggunakan pesawat tak berawak yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk melayani lebih banyak dan pemegang policy," ujar Tom Karol, penasihat umum untuk Asosiasi Perusahaan Reksa Dana Nasional.

Namun, sulit untuk memastikan berapa banyak drone yang terbang di atas daerah yang dilanda badai, karena tak ada petugas setempat yang melacak penerbangan pesawat tak berawak tersebut.

Baca Juga : Daftar Game Sepakbola Terbaik di Android, Apa Saja?

Sebagian besar drone dilengkapi dengan kamera yang bisa mengirim gambar langsung ke perusahaan asuransi. Bagi perusahaan asuransi utama Amerika Serikat (AS), teknologinya adalah game-changer.

Allstate mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan program inspeksi kerusakan drone permanen pada musim lalu di empat negara bagian, Texas, Oklahoma, New Mexico, dan Colorado.

"Ini bukan hal yang orang gunakan untuk bencana lima atau 10 tahun yang lalu," kata Jesse Kallman, presiden Airbus Aerial, satelit komersial dan pesawat tak berawak dari Airbus.

Baca Yuk:  Luar Biasa! Sepatu Bot Astronot di Masa Depan Bisa Deteksi Bahaya di Luar Angkasa

Dengan memanfaatkan teknologi drone memang menguntungkan perusahaan dan asuransi pemegang policy, yang dapat menghemat waktu untuk mengurus klaim asuransi tempat tinggal mereka.

Drone memang bukan hanya untuk perusahaan asuransi saja, tetapi perusahaan komunikasi seperti Verizon dan perusahaan listrik seperti Florida Light and Power juga telah menggunakan pesawat tak berawak untuk memeriksa peralatan di lapangan. Hal ini merupakan tanda yang menunjuk ke industri dengung AS yang telah populer, didukung oleh jumlah pilot pesawat tak berawak yang melonjak.

Menurut Federal Aviation Administration (FAA), lebih dari 59.000 sertifikat AS yang diminta untuk melakukan operasi pesawat tak berawak secara komersial telah diberikan sejak pemerintah mulai menerbitkannya tahun lalu.

Baca Juga:  Langgar UU Pornografi dan UU ITE, Pemilik Situs Nikahsirri Ditangkap Dini Hari

"Teknologi radar yang kita miliki saat ini telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir," ungkap Erik Soykan, direktur eksekutif operasi keamanan udara untuk operasi udara dan laut di CBP.

Melihat hal ini, FAA juga akan mengeluarkan batasan wilayah atau area untuk penerbangan drone yang beroperasi. Sang pilot drone, didorong untuk memeriksa pembatasan penerbangan yang diberlakukan oleh FAA sebelum mengirim pesawat terbang. Demikian dinukil dari CNNMoney, Minggu (24/9/2017).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini