Di Hadapan 8.000 Peserta, Menkominfo Jadi Pembicara di Konferensi Telekomunikasi Dunia

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Senin 25 September 2017 10:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 25 207 1782346 di-hadapan-8-000-peserta-menkominfo-jadi-pembicara-di-konferensi-telekomunikasi-dunia-tSw6aX2eUz.jpg (Foto: Kominfo)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjadi pembicara khusus dalam ajang ITU Telecom World 2017. Pria yang akrab disapa Chief RA ini menyampaikan pandangannya pada sesi pembuka hari ini, 25 September 2017, di Korea Selatan.

"Menteri Rudiantara akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan pentingnya digitalisasi dan model bisnis digital untuk menjadi solusi bagi perbaikan perekonomian dunia," demikian keterangan resmi yang diterima Okezone, Senin (25/9/2017).

Rudiantara akan menunjukkan kesiapan dan beberapa keberhasikan Indonesia bertransisi dalam digitalisasi berbagai bidang kehidupan yang keberhasilan Indonesia dapat menjadi percontohan bagi negara-negara lain.

Sesi pembuka ini akan dihadiri para pimpinan lembaga dunia terkait, tokoh kalangan industri yang mumpuni dan para menteri bidang ICT berbagai negara termasuk, Sekjen ITU Houlin Zhou.

Tak hanya Rudiantara, kalangan industri ICT Indonesia dan beberapa startup juga akan ikut serta menjadi pembicara dalam beberapa forum diskusi teknis sepanjang perhelatan ITU Telecom World 2017 ini.

ITU Telecom World merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh International Telecommunication Union (ITU) sebagai suatu platform global percepatan inovasi-inovasi bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Acara ITU Telecom ini digelar setiap tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan ITU Telecom mewadahi idea-idea yang paling cerdas dengan semangat kewirausahaan atas startup digital dan UKM bidang TIK.

Perhelatan ITU tahun ini diselenggarakan di Korea Selatan, dan dihadiri perusahaan telekomunikasi serta startup dari 34 negara termasuk, Indonesia, Korea, Jepang, Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat. Jumlah peserta yang hadir diperkirakan 8.000 orang.

Indonesia sendiri hadir di ajang tersebut dengan memamerkan beberapa pelaku industri digital yang terkumpul dalam 'Indonesia Pavilion. Adapun beberapa pihak yang terdapat di dalamnya ialah dari kalangan perusahaan telekomunikasi dan startup seperti Telkom, Tokopedia, Gerakan Nasional 1000 Startup, Nurbaya, Tukang Sayur, Modalku, dan Cashlez.​

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini