Kontraknya Sebagai CEO Indosat Ooredoo Berakhir, Alexander Rusli: Sedang Diskusi Mau Lanjut atau Tidak

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 25 September 2017 20:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 25 54 1782839 kontraknya-sebagai-ceo-indosat-ooredoo-berakhir-alexander-rusli-sedang-diskusi-mau-lanjut-atau-tidak-PDGFROFl6R.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA – Alexander Rusli yang kini menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo tengah menghabiskan masa-masa terakhirnya di perusahaan telekomunikasi tersebut. Diketahui, kontrak Alexander Rusli dengan Indosat Ooredoo akan berakhir pada 31 Oktober 2017 mendatang.

Meski batas akhir tersebut terbilang sebentar, baik Indosat Ooredoo maupun Alexander Rusli belum memutuskan apakah kontraknya akan diputus atau dilanjutkan. Diakui Alexander Rusli, kontraknya memang habis pada Oktober, namun proses lanjut atau tidaknya kontrak tersebut masih dalam diskusi internal perusahaan.

“Memang kontrak 5 tahun habis, sedang diskusi apa mau lanjut atau tidak,” kata Alexander Rusli kepada Okezone, Senin (25/9/2017).

Ia juga belum dapat menentukan apakah dirinya akan melanjutkan kontrak, jika Indosat Ooredoo memintanya untuk memimpin kembali. Menurutnya, hal tersebut bergantung pada target perusahaan untuk lima tahun ke depan yang tentunya sejalan dengan dirinya dan kepemimpinannya.

“Tergantung apa yang menjadi target 5 tahun ke depan. Harus yakin bisa deliver,” ujarnya.

Hadirnya era digital turut membuat industri telekomunikasi beralih fokus. Sebagaimana diketahui, penggunaan data terus melonjak di setiap operator seluler bahkan mengalahkan layanan voice dan SMS yang kini tak lagi menjadi andalan pengguna ponsel.

Oleh karenanya, Alexander Rusli tak dapat menggambarkan bagaimana industri telekomunikasi lima tahun ke depan, seandainya ia kembali memimpin Indosat Ooredoo. Ia juga mengaku tengah berpikir keras untuk menentukan keputusannya di perusahaan yang lekat dengan warna kuning tersebut.

Meski begitu, Alexander Rusli saat ini tak begitu memikirkan adanya pinangan dari perusahaan lain untuk menggandengnya. Ia lebih mementingkan keputusan kontrak dirinya dan Indosat Ooredoo yang tengah didiskusikan dan akan berakhir pada Oktober mendatang.

“Belum ada yang serius. Yang penting tentuin yang sekarang dahulu,” pungkas Alexander Rusli. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini