Waduh! China Blokir Layanan WhatsApp, Ada Apa?

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Selasa 26 September 2017, 10:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 26 207 1783068 waduh-china-blokir-layanan-whatsapp-ada-apa-RAoL0eHqn8.jpg (Foto: Venture Beat)

JAKARTA - Menurut salah seorang pakar keamanan, China telah memblokir layanan milik WhatsApp yang populer di seluruh dunia. Selama beberapa bulan terakhir, WhatsApp diketahui mengalami gangguan di negara tersebut.

Pengguna layanan itu mendapati masalah pada pengiriman pesan berupa foto, ataupun video. Kini mereka menemukan bahwa masalah pengiriman telah terjadi pada pesan berupa teks.

Informasi ini dilaporkan oleh Nadim Kobeissi, seorang praktisi kriptografi di Symbolic Software, yakni sebuah perusaat riset asal Prancis yang memantau sistem sensor digital di China, demikian dikutip dari The Verge, Selasa (26/9/2017).

"Intinya, tampaknya apa yang awalnya kami amati sebagai penyensoran kemampuan foto dan video di WhatsApp pada bulan Juli kini telah berubah menjadi pemblokiran pesan teks dan terjadi di seluruh kawasan China," kata Kobeissi.

Kobeissi menemukan bahwa China mungkin telah meningkatkan firewallnya untuk mendeteksi dan memblokir protokol NoiseSocket yang digunakan WhatsApp untuk mengirim teks. Sebelumnya China telah memblokir HTTPS/TLS yang digunakan WhatsApp untuk mengirim foto dan video.

Ia juga mengatakan bahwa masalah pengiriman obrolan berupa teks terjadi ditemukan sejak Rabu, pekan lalu.

"Saya pikir butuh waktu bagi firewall China untuk menyesuaikan diri dengan protokol baru ini sehingga bisa juga menargetkan pesan teks," tambahnya.

Penyensoran yang meningkat bertepatan dengan Kongres Nasional Partai Komunis China ke-19 yang akan digelar di Negeri Tirai Bambu tersebut. WhatsApp mungkin menjadi sasaran karena aplikasi ini menawarkan enkripsi end-to-end, yang membuatnya aman dari aksi mata-mata.

Sebaliknya, aplikasi domestik China lainnya seperti WeChat memberikan semua data pribadi pengguna kepada pemerintah China. WeChat yang telah memiliki 963 juta pengguna aktif, kali ini semakin diuntungkan.

Pihak WhatsApp masih belum memberikan komentarnya akan hal ini. Namun pemblokiran ini akan mengurangi bisnis Facebook di China sejak layanan media sosial miliknya dilarang sejak 2009.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini