Bos Xiaomi Berbagi Pengalaman di Indonesia, Nih Curhatnya!

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Rabu 27 September 2017 13:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 27 207 1783924 bos-xiaomi-berbagi-pengalaman-di-indonesia-nih-curhatnya-Ld6n2KsYeU.jpg CEO Xiaomi, Lei Jun (Foto: Moch Prima Fauzi/Okezone)

JAKARTA - Pendiri sekaligus CEO Xiaomi Lei Jun telah tiba di Tanah Air pada Senin atau 25 September 2017. Ia datang ke Indonesia untuk berbagi pengalaman dan memperkenalkan bisnis perusahaannya dalam sebuah acara yang digelar hari ini di Jakarta, Rabu (27/9/2017).

"Jadi sebenarnya kami memang perusahaan smartphone tapi bukan perusahaan smartphone. Saat ini memang populer dengan smartphone, tapi ini hanya salah satu sudut dari gunung emas kami," kata Lei Jun dari atas panggung.

Dalam sharing session itu Lei Jun pertama-tama memaparkan perjalanan didirikannya perusahaan Xiaomi pada 2010. Ia mengatakan bahwa saat itu Xiaomi dibangun hanya dengan bantuan tujuh hingga 8 orang saja dengan dana USD5 juta.

Namun tak sampai setahun, Jun mengklaim bahwa pangsa pasar Xiaomi di China telah menyentuh 80%.

Ia sendiri menjelaskan beberapa produk bikinan Xiaomi selain smartphone seperti penanak nasi atau rice cooker, payung, pemurni udara, gelang, robot pembersih lantai, kacamata hitam, hingga kompor yang semuanya berlabel perangkat pintar.

"Bagi businessman kami juga buat kompor yang sangat bagus semuanya berlapis emas dengan kunci smart. Jadi tujuan utama saya mendirikan Xiaomi adalah membuat produk teknologi yang paling keren," imbuh Lei Jun.

 

Ia sendiri menganggap Indonesia sebagai kawasan yang penting bagi pasar Xiaomi. Oleh karena itu kedatangannya ke Tanah Air menjadi momentum masuknya bisnis Xiaomi secara perlahan.

"Dalam dua tiga tahun ke depan kami akan memasukkan secara perlahan produk kami ke Indonesia jadi kalian akan tahu Xiaomi lebih baik lagi," jelasnya.

Sebelumnya Lei Jun sempat mampir ke Bekasi untuk melihat toko Xiaomi atau Mi Home yang dibuka di sebuah mall di kawasan tersebut. Xiaomi sendiri berencana untuk membuka 15 toko fisik hingga akhir tahun ini.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini