Nah Lho! Investasi SoftBank di Uber Bikin Travis Kalanick Tak Berkutik

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Kamis 28 September 2017 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 28 207 1784553 nah-lho-investasi-softbank-di-uber-bikin-travis-kalanick-tak-berkutik-1W2NaeLN7c.jpg (Foto: Time)

JAKARTA - SoftBank berencana untuk investasi kepada Uber. Menurut sumber yang mengetahui soal tersebut, perusahaan asal Jepang itu sepakat untuk mempersempit gerak mantan CEO Uber, Travis Kalanick, kembali ke jajaran teratas perusahaan.

Sebelumnya, perusahaan modal ventura Benchmark meminta jaminan tertulis kepada SoftBank agar mereka mau menolak Travis Kalanick kembali menjadi pimpinan Uber dan memblokir penunjukkannya sebagai kepala direksi atau kepala komite.

Dikutip dari Bloomberg, Kamis (28/9/2017), investasi SoftBank ke Uber akan menjadi yang terbesar bagi sejarah penjualan saham swasta. Sementara perusahaan asal China, Didi Chuxing, telah meninggalkan investasinya, menurut salah seorang sumber.

Baca juga: Salut! Demi Izin di London, CEO Uber Akui Kesalahan dan Meminta Maaf

Meski demikian SoftBank tak sendiri, ia memimpin dua perusahaan lainnya yakni General Atlantic dan Dragoneer Investment Group. Saat ini mereka masih melakukan pembicaraan dengan pihak Uber. Ketiganya dilaporkan bakal mengucurkan dana senilai USD1 miliar.

Dengan nilai perusahaan sebesar USD69 miliar, Uber juga akan menjual saham investornya senilai USD9 miliar. Valuasi saham tersebut akan ditentukan dalam proses pelelangan yang diperkirakan dimulai pada USD45 miliar.

SoftBank telah mempertimbangkan untuk meminta dua kursi dewan direksi sebagai bagian dari kesepakatan tersebut. Mererka telah mempertimbangkan salah satu eksekutifnya, Rajeev Misra, dan CEOr Sprint Corp, Marcelo Claure, sebagai kandidat.

Baca juga: Uber Tak Diizinkan Beroperasi di London, Ini Alasannya!

Sementara itu juru bicara Uber, SoftBank, Benchmark dan Travis Kalanick menolak memberikan komentar soal kabar tersebut.

Pendekatan SoftBank ke Benchmark sendiri telah terjadi pada bulan Juni lalu. Mereka membahas mengenai investasi potensial dan pada Juli lalu pendiri SoftBank, Masayoshi Son, sempat menghadiri pertemuan di Bay Area, San Francisco.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini