Akhirnya! Toshiba Jual Bisnis Chip ke Bain Capital dan Apple

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 28 September 2017 21:18 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 28 207 1785122 akhirnya-toshiba-jual-bisnis-chip-ke-bain-capital-dan-apple-dV5fIhmGoE.jpg (Foto: Reuters)

TOKYO – Kisah panjang terkait penjualan bisnis chip Toshiba akhirnya mendapat kemajuan. Pemasok memori NAND terbesar kedua di dunia yang digunakan di ponsel dan PC itu secara resmi menyetujui tawaran penjualan USD18 miliar.

Kesepakatan itu dipilih Toshiba kepada konsorsium yang dipimpin oleh Bain Capital, mencakup Apple yang turut menjadi anggota konsorsium.

Kesepakatan itu prinsipnya disetujui pada awal bulan ini dengan tawaran pesaing yang dipimpin oleh KKR dan dua pendanaan Jepang yang ditolak. Kini akhirnya dewan Toshiba telah memberikan persetujuannya.

Toshiba berniat menjual bisnis TMC (Toshiba Memory Corporation) adalah untuk mengimbangi kerugian dari bisnis nuklir Westinghouse yang bangkrut dan dilkhawatirkan dapat menyebabkan perusahaan dikeluarkan dari bursa saham Tokyo di tahun depan.

Kesepakatan ini terbilang penting tak hanya bagi Toshiba namun juga untuk industri teknologi yang lebih luas. Apple misalnya dapat mengatasi kekhawatirannya terhadap Samsung yang sudah menjadi pemain besar di industri memori dengan pangsa pasar 40%, sehingga Apple bisa mendapatakan keuntungan atas masalah di Toshiba.

Keterlibatan Apple dalam tender itu dilaporkan mencapai USD7 miliar, yang ditujukan untuk menjaga industri tetap kompetitif.

Penjualan unit bisnis Toshiba itu telah mencuat sejak awal tahun ini, namun sejumlah penawar termasuk Google, Amazon dan Foxconn menjadi salah satu alasan mengapa proses tersebut memakan waktu yang lama.

Kini Toshiba telah menandatangani sebuah perjanjian Pengea – sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Bain, menjalankan bisnis chip, namun membiarkannya dijalankan sebagai anak perusahaan Toshiba. Selain Bain, tawaran tersebut juga didukung oleh perusahaan Jepang Hoya, perusahaan chip SK Hynix dan perusahaan Amerika Serikat (AS) yakni Apple, Kingston, Seagate dan Dell.

Toshiba sendiri telah berjanji untuk menginvestasikan kembali USD3,1 miliar dengan Bain, Hoya, SK Hynix dan perusahaan AS akan mengucurkan masing-masing USD1,8 miliar, USD240 juta, USD3,5 miliar USD 3,7 miliar.

Konsorsium tersebut setuju untuk memberi Toshiba dan Hoya lebih dari 50% hak suara. Sementara SK Hynix akan mendapat “firewall” dengan mengakses IP atau informasi persaingan lainnya mengenai bisnis TMC. Namun meski telah disepakati, kesepakatan itu sama sekali belum dilakukan.

Pasalnya masih memerlukan persetujuan anti-trust dan lampu hijau dari perspektif keamanan Jepang. Belum lagi adanya proses pengadilan yang sedang berlangsung antara Toshiba dan Western Digital.

Toshiba berharap kesepakatan dapat diselesaikan pada Maret 2018, untuk mencegah kemungkinan perusahaannya terhapus dari Bursa Saham Tokyo. Demikian seperti dilansir TechCrunch, Kamis (28/9/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini