Menkominfo ke WNI di Silicon Valley: Pesaing Kita Adalah Alibaba

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Minggu 01 Oktober 2017, 17:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 01 207 1786606 menkominfo-ke-wni-di-silicon-valley-pesaing-kita-adalah-alibaba-BF7IvIyYYH.jpg (Foto: Kementerian Komunikasi dan Informatika)

JAKARTA - Kawasan Silicon Valley, California merupakan pusat dari industri teknologi dunia. Di sana terdapat beberapa perusahaan raksasa Google, eBay, Apple, Adobe Systems, HP, Intel dan lainnya.

Meski didominasi oleh penduduk lokal asal Amerika Serikat, tak sedikit pula warga negara Indonesia yang berada di kawasan tersebut untuk menimba ilmu. Baru-baru ini, mereka mendapatkan kesempatan untuk bertatap muka dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara melalui video call.

Menkominfo secara khusus melakukan dua pertemuan dengan masyarakat Indonesia. Pertama kepada diaspora Indonesia pada hari Sabtu (29/9) sore waktu San Francisco atau Minggu (30/9) pukul 4 pagi, serta video conference dengan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias) yang berlangsung pada Sabtu (29/9) malam waktu San Francisco atau Minggu (30/9) pagi waktu Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Rudiantara memberikan informasi perkembangan terkini di Indonesia baik dalam konteks nasional maupun secara global kepada para diaspora Indonesia dan kalangan anggota Permias.

"Dua tahun lalu saya mendampingi Bapak Presiden Joko Widodo ke Silicon Valley dan bertemu dengan diaspora dan juga rekan-rekan mahasiswa Indonesia yang belajar di Amerika Serikat. Kini saya ingin memberikan update apa yang telah berkembang dan kita capai serta yang terpenting apa yang harus kita lakukan di periode saat ini untuk kemajuan masa depan Indonesia," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/10/2017).

Dikatakan Rudiantara, sejak kunjungan Presiden Joko Widodo ke Silicon Valley pada awal 2016 lalu hingga sekarang, Indonesia pembangunan dan ekonomi digital Indonesia berkembang cepat. Produk domestik bruto (PDB) Indoneisa pada 2016 hampir USD1000 miliar. Sedangkan pada 2030 nanti diperkirakan akan mencapai USD2,4 triliun.

Menkominfo juga mengatakan bahwa pesaing Indonesia dalam lima tahun ke depan adalah Alibaba. Sebab, perusahaan ritel terbesar asal China itu masih mungkin memperluas pasarnya, apalagi e-commerce bikinan Jack Ma itu tak mengenal adanya batas negara.

"Siapa pesaing kita dalam kurun waktu 5 Tahun ke depan? Pesaing kita itu Alibaba. mengapa? Alibaba tidak mengenal batas negara dan bisa membesar. Apa yang kita pikirkan, pertimbangkan dan putuskan saat ini adalah untuk ke depan hasilnya," jelas Rudiantara.

"Indonesia berkembang sangat cepat. Kemajuan dunia eCommerce kita harus bukan dengan menentangnya, kita harus maraihnya, merangkulnya untuk mengambil kesempatan yang lebih besar," imbuhnya.

Adapun beberapa pembahasan yang juga ikut didiskusikan bersama para mahasiswa di Silicon Valley ialah soal masalah pendanaan bagi startup, sumber daya manusia, serta menghadapi masalah paten atau hak cipta. Rudiantara juga sempat menjelaskan dari program roadmap e-commerce yang dapat menjadi jalan pertumbuhan industri digital di Indonesia.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini