Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Apes! Gara-Gara Ikut Lomba Janggut, Bandar Narkoba di Dark Web Diciduk Polisi

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Senin 02 Oktober 2017 18:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 02 207 1787170 apes-gara-gara-ikut-lomba-janggut-bandar-narkoba-di-dark-web-diciduk-polisi-JWZX2bkCu4.jpg (Foto: The Guardian)

JAKARTA - Nasib apes dialami oleh seorang bandar Narkoba asal Prancis bernama Gal Vallerius. Ia tertangkap saat akan mengikuti kontes janggut tingkat dunia atau World Beard and Moustache Championships di Amerika Serikat.

Vallerius ditangkap saat mendarat di bandara internasional Atlanta pada tanggal 31 Agustus 2017. Ia telah diincar oleh pihak keamanan sejak Februari 2016 lalu.

Dari laptop yang ia gunakan, terungkap bahwa Vallerius memiliki nama akun OxyMonster. Akun tersebut digunakannya untuk bertransaksi di situs Dream Market yang menjual beragam obat-obatan terlarang.

Pria yang memiliki janggut lebat berwarna merah itu dituduh sebagai gembong narkoba dalam situs di dark web tersebut. Ia diketahui bertindak sebagai administrator Dream Market dan menjual kokain, heroin, methamphetamines dan lain-lain.

"OxyMonster dengan sadar ikut serta dalam konspirasi Dream Market, tidak hanya sebagai bandar, tapi juga dalam peran kepemimpinan dan organisasinya sebagai moderator senior dan administrator," demikian penjelasan dalam dokumen pengadilan, dikutip dari The Guardian, Senin (2/10/2017).

Penangkapan Gal Valleries tak lepas dari penyelidikan transaksi bitcoin. Pihak kepolisian mengendus adanya transaksi yang mengarah pada nama asli pelaku. Mereka kemudian melacak akun media sosial Valleries dan menemukan adanya kecocokan gaya penulisan.

Bukti itu terkuak setelah dilakukan penggeledahan di laptop milik tersangka. Pihak keamanan mengonfirmasi bahwa akun OxyMonsters merupakan milik Valleries dan menemukan adanya jumlah uang bitcoin senilai USD500.000.

Perjalanan bandar narkoba ke kontes janggut di Amerika Serikat ini merupakan yang pertama kalinya. Dia mendaftakan diri pada kategori 'Full Beard 30,1-40 cm' dari 27 kategori yang diselenggarakan tahun ini. Namun sebelum meraih penghargaan ia keburu diciduk oleh kepolisian setempat.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini