Share

Groove Music Ditutup, Microsoft Alihkan Pengguna ke Spotify

Lely Maulida, Jurnalis · Selasa 03 Oktober 2017 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 03 207 1787912 groove-music-ditutup-microsoft-alihkan-pengguna-ke-spotify-ec7TptvRIt.jpg (Foto: Neowin)

WASHINGTON – Microsoft secara resmi menutup layanan streaming musiknya, Groove Music. Mulai 31 Desember, aplikasi Groove Music akan kehilangan fitur untuk streaming, pembelian serta download musik.

Perusahaan yang kini dipimpin Satya Nadella tersebut mengakui kekalahannya dari layanan streaming musik lainnya seperti Spotify. Microsoft hari ini, Selasa (3/10/2017) mengumumkan akan segera menutup layanan streaming Groove Music atau juga disebut Groove Music Pass dan Windows Store yang biasa digunakan pengguna untuk mengunduh lagu atau album yang disukainya.

Spotify dan Apple Music sendiri memiliki pasar untuk streaming online dan pembelian musik secara online, sehingga langkah Microsoft tak begitu mengejutkan. Yang menarik adalah Microsoft memilih untuk bermitra dengan Spotify untuk memindahkan semua pelanggan Groove Music Pass.

Microsoft berjanji bahwa perpindahan ke Spotify akan berlangsung dengan mudah, dan hampir semua lagu serta playlist yang dibuat oleh pengguna Groove selama bertahun-tahun akan beralih ke layanan baru. Pengguna diberikan kesempatan hingga 31 Januari 2018 untuk melakukan peralihan ke Spotify.

Secara umum, Spotify juga menawarkan katalog musik seperti yang dimiliki Groove, sehingga tak ada alasan bahwa peralihan ke Spotify akan membuat pengguna Groove Music Pass merugi. Selain itu, Spotify juga tersedia bagi pengguna Windows Phone, yang artinya tak kesulitan bagi pengguna untuk beralih ke layanan streaming milik Google tersebut.

Dijelaskan Microsoft, untuk sementara Groove Music tak akan dihapus dalam waktu dekat. Layanan itu masih bisa digunakan bahkan mengelola musik yang tersimpan dalam ponsel pengguna.

Microsoft memang tak secara gamblang merinci pangsa pasar yang diraih Groove Music. Namun sejauh ini, layanannya tak pernah merilis fitur apapun yang membedakan dirinya dengan Spotify, iTunes dan layanan serupa.

Untuk Windows Store sendiri yang menawarkan game, konten video serta buku, turut kalah saing dari pemain lainnya seperti Steam, Netflix dan Amazon. Lain halnya dengan Groove Music yang bermitra dengan Spotify, tak jelas bagaimana Windows Store selanjutnya meski layanan ini juga memiliki peran utama dalam ekosistem Xbox. Demikian seperti dilansir TechCrunch, Selasa (3/10/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini