Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren! IQ Kecerdasan Buatan Google Kalahkan Siri dan Bing

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 04 Oktober 2017 18:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 04 207 1788764 keren-iq-kecerdasan-buatan-google-kalahkan-siri-dan-bing-rY5xbi2P1U.jpg (Foto: Apple)

JAKARTA – Peneliti telah mengembangkan tes IQ untuk artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan). Menariknya setelah dilakukan pengujian pada beberapa mesin pencari, Google mengungguli Siri dan Bing, meski dengan IQ yang berusia kurang dari enam tahun.

Menurut peneliti Feng Liu, Yong Shi dan Ying Liu, AI Google memiliki IQ 47,28 berdasarkan tes yang dilakukan sepanjang tahun 2016. Skor Google ini sedikit dibawah manusia berusia enam tahun yakni senilai 55,5.

Namun jika dibandingkan dengan AI lainnya seperti Siri yang memilki skor 23,9, IQ AI Google bahkan unggul dua kali lipat. AI Google juga mengungguli Bing milik Microsoft atau Baidu dengan IQ masing-masing 31,98 dan 32,92. Semua IQ dari beberapa AI tersebut secara signifikan kurang dari skor 97 yang rata-rata dimiliki oleh manusia berusia 18 tahun.

Evaluasi IQ beberapa mesin pencari pada tahun 2014 yang dilakukan oleh dua dari tiga peneliti itu menemukan bahwa Google memiliki IQ 26,5, lebih tinggi ketimbang Baidu yang memiliki skor 23,5.

“Hasilnya sejauh ini menunjukkan bahwa sistem artificial intelligence yang diproduksi oleh Google, Baidu dan lainnya telah meningkat secara signifikan dalam dua tahun terakhir namun masih memiliki kesenjangan tertentu bahkan dibandingkan dengan anak berusia enam tahun,” tulis mereka dalam sebuah makalah baru diterbitkan di ArXiv.

Para peneliti juga mengusulkan sebuah model untuk menilai kecerdasan sistem AI dan menilai teknologi dalam konteks ancaman yang ditimbulkannya pada manusia. Model mereka menyatukan larakteristik AI dan manusia di sekira empat bidang pengetahuan termasuk input, output, penguasaan dan penciptaan.

Model kecerdasan AI berkisar dari sistem kelas satu yang tidak dapat bertukar informasi dengan manusia, hingga sistem kelas enam yang memiliki kemampuan lebih seperti yang dikhawatirkan oleh Elon Musk.

Sistem AI kelas satu memiliki kapasitas yang sama untuk interaksi yang berkaitan dengan informasi manusia. Sementara sistem kelas dua mencakup TV pintar, mesin cuci, yang mampu mengendalikan program namun tidak memiliki kemampuan belajar secara otomatis.

Kelas ketiga meliputi komputer dan handphone yang dapat diprogram dan ditingkatkan, sementara kelas empat mencakup Google Brain, Baidu Brain, dan robot RoboEarth dari Uni Eropa, karena kemampuan untuk beradaptasi berdasarkan informasi yang dipertukarkan di cloud.

Untuk kelas lima AI memiliki kemampuan untuk berkreativitas layaknya manusia, dan kemampuan lebih lagi pada kelas enam. Demikian seperti dilansir ZDNet, Rabu (4/10/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini