Mantap! Menkominfo Rayu Investor Kucurkan Dana untuk Startup Indonesia

Lely Maulida, Jurnalis · Jum'at 06 Oktober 2017, 16:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 06 207 1790175 mantap-menkominfo-rayu-investor-kucurkan-dana-untuk-startup-indonesia-aCoNyZhRP8.jpg (Foto: Antara)

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan kunjungan ke San Francisco dan Silicon Valley. Hal ini ditempuh sebagai bagian dari rangkaian kegiatan untuk menciptakan Next Indonesia Unicorn.

Dalam kunjungannya, tim dari Kominfo melakukan pertemuan dengan Venture Capitals (VCs) untuk memberikan update perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Selain itu, tim Kominfo juga memperkenalkan startup Indonesia kepada VCs di Amerika Serikat (AS).

Meski tak secara langsung hadir ke AS, Menteri Komunikasi dan Informatika turut mengikuti jalannya pertemuan tersebut melalui video conference. Pertemuan itu juga dihadiri oleh CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, serta CFO Go-Jek, Kevin Aluwi.

Startup di Indonesia sendiri memang jumlahnya terbilang banyak. Meski begitu, startup unicorn (startup yang memiliki valuasi lebih dari USD1 miliar) masih sangat sedikit. Diketahui startup unicorn di Indonesia untuk saat ini yakni Go-Jek dan Tokopedia, sementara startup lainnya dalam proses dan upaya menuju status unicorn. Tak ayal Kominfo gencar merayu para investor untuk menyokong startup Tanah Air.

Kominfo sendiri menargetkan lima startup unicorn hingga tahun 2019.

“Target kami saat ini ingin memiliki lima Unicorn hingga 2019, dan kami mengharapkan dua unicorn akan datang melengkapi tiga unicorn yg sudah ada di Indonesia,” kata Rudiantara.

Dengan kondisi Indonesia yang menjadi driver di ASEAN, menteri yang akrab disapa Chief RA itu yakin mampu merayu investor untuk mengucurkan dana investasi pada startup di Indonesia. Ia juga tak melewatkan kesempatan itu untuk mendorong para leaders top tiers VC untuk investasi ke Indonesia.

“Saya berharap Anda dapat memberikan kabar baik tentang Indonesia kepada rekan-rekan Anda yang lain agar mereka bisa berinvestasi di negara kami ini. Hal ini merupakan waktu yg tepat untuk berinvestasi startup di Indonesia. Pemerintah Indonesia menindaklanjuti e-Commerce dan digital ekonomi dengan serius” terangnya.

Sebelumnya Chief RA juga telah melakukan kunjungan bersama Presiden Joko Widodo ke San Francisco, saat Indonesia belum memiliki startup unicorn. Kini ia mengharapkan pertumbuhan startup di Indonesia hingga menambah daftar startup unicorn di Indonesia. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini