Misterius! Ini Penemuan Arkeologi Terunik yang Ada di Dunia

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 09 Oktober 2017 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 08 56 1791226 misterius-ini-penemuan-arkeologi-terunik-yang-ada-di-dunia-k4TxeH2j2O.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA - Benda bersejarah tampaknya selalu menarik minat para arkeolog untuk menelitinya. Beberapa dari benda bersejarah itu memiliki wujud yang unik.

Diambil dari berbagai sumber, berikut ini benda penemuan arkeologi yang memiliki bentuk unik yang pernah diabadikan oleh kamera.

Mekanisme Antikythera

Artefak kuno ditemukan oleh Valerios Stais, seorang arkeolog Yunani. Artefak tersebut ditemukan dalam sebuah kapal karam bernama Antikythera, sekira 115 tahun yang lalu.

Saat itu Valerios Stais memeriksa salah satu potongan artefak yang memiliki bentuk roda gigi di dalamnya. Awalnya Stais percaya bahwa benda tersebut adalah jam astronomi. Namun kemudian diketahui potongan logam yang terkorosi itu ternyata merupakan bagian dari mekanisme Antikythera, yakni sebuah komputer astronomi analog kuno.

Kabarnya, mekanisme Antikythera dapat melacak posisi planet, meramalkan waktu terjadinya gerhana bulan dan matahari, bahkan memberi gambaran akan Olimpiade berikutnya.

Stone Spheres Kosta Rika

Stone Spheres memiliki wujud batu dengan bulatan utuh, menyerupai bola yang kabarnya berjumlah lebih dari tiga ratus di Kosta Rika. Penduduk setempat menyebutnya Las Bolas, dan juga disebut Bola Diquis. Benda tersebut merupakan hasil karya kebudayaan Isthmo-Kolombia yang terkenal.

Bola-bola tersebut berdiameter sekira beberapa sentimeter hingga lebih dari 2 meter, dan beratnya sekira 15 ton. Kebanyakan terbuat dari gabbro, batuan berserat kuarsa seperti basalt. Ada lusinan bola yang terbuat dari batu kapur, dan lusinan lainnya terbuat dari batu pasir.

Artefak Quimbaya

Artefak Quimbaya atau Tolima merupakan seperangkat patung emas yang ditemukan di Kolombia dan bertanggal antara 300 dan 1000 Masehi. Wujud benda ini cukup unik, karena menyerupai pesawat terbang modern dengan panjang kira-kira 2 sampai 3 inci (5 sampai 7,5 centimeter).

Arkeolog mengatakan bahwa mereka adalah semua patung zoomorphic, mewakili burung, ikan, serangga, kelelawar, dan mamalia lainnya.

Makam Perahu Raja di Mesir

Arkeolog dari University of Pennsylvania menemukan pemakaman perahu raja di situs Abydos, Mesir. Situs ini berisi kayu sisa-sisa perahu berukuran panjang 20 meter serta dinding makam yang menunjukkan 120 gambar perahu berbeda.

Ada gambar yang berupa garis sederhana, yang tampak sebagai lambung kapal yang melengkung. Sedangkan gambar lainnya tampak lebih rumit, dengan garis-garis yang membentuk kapal, layar maupun tiangnya.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini