Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sedih! Microsoft Tak Lagi Kembangkan Ponsel dan Windows 10 Mobile

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 09 Oktober 2017 20:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 09 207 1792091 sedih-microsoft-tak-lagi-kembangkan-ponsel-dan-windows-10-mobile-PaUK05oJdq.jpg (Foto: The Next Web)

WASHINGTON – Belum lama ini HP memutuskan untuk tak lagi memproduksi Elite X3 pada 2019 mendatang. Hal tersebut dilakukan karena Microsoft tak lagi mendukung sistem operasi Windows 10 Mobile yang menyokong smarthpone tersebut.

Rupanya hal tersebut kini semakin terkuak dalam rangkaian tweet eksekutif Microsoft. Corporate Vice President Windows Microsoft, Joe Belfiore melalui akun Twitter-nya mengatakan bahwa perusahaannya tak lagi mengembangkan fitur baru atau hardware untuk Windows 10 Mobile.

Meski penggemar Windows Phone berharap Microsoft memperbarui platform-nya dengan fitur baru, kini telah jelas bahwa OS tersebut hanya akan membantu pengguna untuk perbaikan bug dan update keamanan saja.

“Tentu saja kami akan terus mendukung platform... perbaikan bug, update kemanan. Namun membangun fitur baru bukan fokusnya,” kata Belfiore.

Selama fase pengembangan, Fall Creator Update Windows 10 baru-baru ini, sudah jelas bahwa Microsoft tak lagi mengerjakan sesuatu untuk memberikan pengalaman baru bagi OS mobile-nya.

Platform Windows Phone milik Microsoft telah mati selama lebih dari satu tahun. Namun Microsoft tak pernah mengakui hal tersebut secara resmi. Microsoft diketahui memangkas bisnis ponselnya tahun lalu hingga mengakibatkan ribuan karyawan di-PHK.

Selama konferensi Build and Inspire Microsoft yang baru-baru ini, CEO Satya Nadella menyebutkan slogan perusahaan "mobile-first, cloud-first", yang mendukung fokus pada yang ia gambarkan sebagai cloud cerdas dan intelligent edge. Fokus baru tersebut berarti bahwa kini Microsoft mengembangkan multi-perangkat dan teknologi bertenaga cloud yang tidak selalu melibatkan Windows.

Setelah mengakui bahwa Microsoft tak lagi menggarap Windows 10 Mobile, Belfiore juga mengakui bahwa dirinya beralih ke Android. Microsoft juga akan memberikan dukungan bagi pengguna Windows 10 yang ingin menggunakan Android dan iOS di ponsel mereka.

Salah satu alasan besar Microsoft menyerah pada bisnis ponselnya adalah karena developer tidak pernah mendukung platform miliknya. Microsoft diketahui memiliki masalah dengan toko aplikasinya dan ketidakmampuan untuk mempertahankan aplikasi begitu mereka dikembangkan.

“Kami telah berusaha amat keras untuk memberikan insentif bagi developer aplikasi, membayar mereka. Namun volume pengguna terlalu rendah bagi kebanyakan perusahaan untuk berinvestasi,” jelas Belfiore.

Kni telah jelas bagaiman Microsoft menghadapi kenyataan bahwa orang-orang kurang berminat pada ponsel miliknya. Pembuat software tersebut selama beberapa tahun terakhir juga telah berfokus pada aplikasi untuk iOS dan Android. Tampaknya, Microsoft juga akan terus meningkatkan pengalaman untuk aplikasi di iOS dan Android. Demikian seperti dilansir The Verge, Senin (9/10/2017). (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini