Kiamat 15 Oktober 2017, Lapan: Itu Hoax

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 09 Oktober 2017, 15:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 09 56 1791805 kiamat-15-oktober-2017-lapan-itu-hoax-YiXR9Jl9oa.jpg (Foto: Library RF)

JAKARTA – Kabar kiamat kembali mencuat di berbagai belahan dunia. Pasalnya, seorang ahli numerologi ternama yakni David Meade menyebutkan bahwa hari kiamat akan terjadi pada 15 Oktober 2017.

Prediksinya tersebut didasarkan pada hadirnya Planet X atau Nibiru yang disebutnya akan menabrak Bumi pada 15 Oktober. Fenomena tersebut dikatakan David akan membuat Bumi hancur karena gempa bumi, tsunami, dan angin topan sehingga kehidupan di dunia akan berakhir.

Menanggapi prediksi hari kiamat tersebut Kepala Lembaga penerbangan dan antariksa nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, mengatakan bahwa kabar itu merupakan hoax dan sama sekali tak dapat dipercaya.

“Jelas ini sama sekali tidak dapat dipercaya, hoax. Planet X atau yang disebut planet Nibiru sama sekali tidak dikenal didunia astronomi,” kata Thomas kepada Okezone, Senin (9/10/2017).

Dijelaskan Thomas, Planet X atau Planet Nibiru yang disebut-sebut akan menabrak Bumi hingga saat ini sama sekali tidak dikenal dalam dunia astronomi. Tak hanya itu, objek-objek antariksa pun setidaknya hingga 100 tahun ke depan tidak ada yang terdeteksi akan menabrak Bumi.

“Prakiraan objek-objek antariksa yang akan menabrak Bumi yang ukurannya di atas 30 meter itu, sampai dengan 100 tahun ke depan tidak ada. Belum terdeteksi,” jelasnya.

Thomas juga menyebutkan berdasarkan patroli langit secara internasional tak melihat indikasi adanya benda yang membahayakan Bumi hingga 100 tahun ke depan. Alhasil prediksi yang digembar-gemborkan oleh David Meade tidak dapat dipercaya.

“Jadi prakiraan apapun yang bersumber dari antariksa apalagi yang dikaitkan dengan kiamat itu jelas berita bohong, tidak punya dasar,” tegas Thomas.

Prediksi kiamat sebagaimana diketahui tak hanya muncul belakangan ini saja. David Meade bahkan memprediksi bahwa kiamat akan terjadi pada 23 September 2017 lalu meski akhirnya tak terjadi. Ia kemudian menyebut kiamat akan terjadi 15 Oktober.

Di tahun sebelumnya muncul kabar bahwa kiamat akan terjadi pada 12 Desember 2012, namun tidak terbukti. Tak ingin Indonesia khawatir atas kabar tersebut, Thomas mengimbau agar masyarakat tak mudah mempercayai kabar itu dan mempersilahkannya meminta konfirmasi ke pihak-pihak terkait.

“Ya secara umum bahwa berita-berita hoax seperti itu jangan langsung dipercaya. Tanyakan dulu ke lembaga yang punya kompetensi untuk memberikan penjelasan terkait. Kalau terkait keantariksaan bisa dikonfirmasikan ke LAPAN,” ujarnya. (lnm).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini