Viral! Awan Berbentuk Lafadz Allah di Purwakarta, Nih Penjelasan Sains

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Selasa 10 Oktober 2017, 09:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 10 56 1792342 viral-awan-berbentuk-lafadz-allah-di-purwakarta-nih-penjelasan-sains-GsyKpGWn08.jpg (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Warga Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu, 7 September 2017, malam dihebohkan oleh kemunculan awan yang membentuk lafadz Allah. Awan tersebut terlihat di antara cahaya Bulan di sebelah timur laut.

Warga yang melihat fenomena langka tersebut mengabadikannya melalui ponsel pintar dan membagikannya di media sosial. Seperti misalnya yang dilakukan oleh netizen bernama Wulan Ameliawati di Facebook.

"Subhanallah fenomena langka awan berlapadzkan Allah," tulisnya memberikan keterangan foto awan membentuk lafadz Allah tersebut. Lantas bagaimana sebenarnya awan bisa terbentuk?

Baca juga: Buar Biasa! Peneliti Manfaatkan Superkomputer untuk Deteksi Tumor Otak

Mengutip halaman Universe Today, Selasa (10/10/2017), kebanyakan awan berwarna putih karena partikel air dan es yang membentuk awan tersebut dengan paparan cahaya. Namun, ketika terlalu banyak partikel air dan es awan tersebut akan membentuk badai.

Dengan kata lain, terlalu banyak partikel air dan es mencegah sebagian cahaya terlepas dari awan sehingga menjadi badai gelap.

Fase pertama terbentuknya awan di langit ialah karena air menguap, naik, dan mengisi atmosfir. Uap air kemudian menempel pada banyak partikel atau debu lain yang ditemukan di atmosfer. Debu ini berasal dari asap mobil, api, gunung berapi, bakteri, dan cipratan air laut.

Saat uap air naik, air akan menjadi dingin. Semakin rendah suhu udara, kapasitasnya untuk menahan uap air (dikenal sebagai titik jenuh udara) juga turun. Akhirnya uap air yang naik akan mengembun dan membentuk struktur awan. Bentuk awannya sendiri tergantung pada suhu serta pergerakan angin saat itu.

Baca juga: Wow! Hindari Paparan Radiasi Luar Angkasa, NASA Ubah DNA Astronot

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini