nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Canggih! Robot Ini Mampu Memijat Seperti Tukang Pijat Profesional

Riani Angel Agustine, Jurnalis · Rabu 11 Oktober 2017 01:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 10 56 1792921 canggih-robot-ini-mampu-memijat-seperti-tukang-pijat-profesional-2x8DkhtPZ2.jpg (Foto: Thestar)

SINGAPURA - Robot dikembangkan untuk pijat punggung dan lutut dan mulai bekerja di Singapura. Robot tersebut bernama Emma yang merupakan singkatan dari Expert Manipulative Massage Automation.

Dilansir dari Dailymail, Selasa (10/10/2017), Emma meniru telapak tangan dan jempol manusia untuk dapat memijat pasiennya dengan metode pijat terapeutik seperti shiatsu dan fisioterapi. Teknologi perusahaan tersebut bertujuan untuk mengatasi kekurangan dan tantangan tenaga kerja dengan konsistensi kualitas di industri kesehatan.

Emma mulai bekerja pada pasien pertamanya di klinik Nova Health Traditional Chinese Medicine (TCM). Menurut para peneliti dari Nanyang Technological University (NTU) di Singapura yang merancang Emma, ia dapat memberikan pijatan yang hampir tidak bisa dibedakan dengan pijatan yang dilakukan dengan tukang pijat profesional.

Robot tersebut menggunakan sensor untuk mengukur kekuatan tendon dan otot. Emma juga memikili kecerdasan buatan dan komputasi berbasis awan untuk menghitung pemijatan optimal dan untuk melacak pemulihan pasien selama perawatan.

Emma sendiri dikembangkan oleh AiTreat yaitu perusahaan startup teknologi yang diinkubasi di NTU. Albert Zhang, yang memimpin pengembangan Emma, mengatakan bahwa ia dirancang untuk memberikan pijat yang tepat secara klinis dan mematuhi resep dokter atau ahli fisioterapi tradisional China yang berkualitas.

“Dengan menggunakan Emma untuk melakukan pijat intensif tenaga kerja, sekarang kami dapat menawarkan sesi terapi yang lebih lama untuk pasien sambil mengurangi biaya pengobatan. Terapis manusia kemudian bebas untuk fokus pada area lain seperti leher dan sendi tungkai yang tidak bisa dipijat Emma saat ini," tambah Zhang.

Di Singapura, paket pengobatan konvensional untuk nyeri punggung bagian bawah yang mencakup konsultasi, akupuntur, dan pijat selama 20 menit biasanya berkisar 60 sampai 100 Dollar Singapura atau setara dengan Rp600 ribu sampai Rp1 juta. Namun, jika pengobatan dilakukan di Nova Health di mana Emma bekerja, hanya cukup membayar 68 Dollar Singapura dengan tambahan waktu 20 menit pijatan.

Emma memiliki layar sentuh dengan anggota badan robotik yang dapat bergerak bebas. Di ujung bot terdapat dua tips pijat lembut yang terbuat dari silikon, yang bisa dihangatkan untuk kenyamanan.

Emma memiliki fungsi sensor dan diagnostik yang dapat mengukur kekakuan otot tertentu atau tendon tertentu, dan data yang dikumpulkan dari masing-masing pasien dikirim ke server di awan, dan AI menghitung tekanan yang tepat untuk diberikan selama prosedur pemijatan.

AI juga dapat melacak dan menganalisis kemajuan pasien, menghasilkan laporan kinerja yang memungkinkan seorang dokter mengukur pemulihan pasien. Keunikan awan intelijen ini didukung oleh Microsoft, setelah Zhang dan rekan setimnya memenangkan Challenges Startup Microsoft Developed Day tahun lalu.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini